Gambar FOCEL ke 12 Tahun, KSEI Forkeis UIN Alauddin Buka Webinar Nasional

FOCEL ke 12 Tahun, KSEI Forkeis UIN Alauddin Buka Webinar Nasional

UIN Alauddin Online - Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forum Kajian Ekonomi Islam (Forkeis) UIN Alauddin akan menggelar Webinar Nasional sebagai rangkaian Forkeis Celebration (Focel) yang ke -12 tahun.

Kegiatan yang dibuka untuk umum ini mengusung tema "Digital Transformation of the Sharia Economy as a Pillar of National Economic Health" dan digelar melalui Zoom Meeting pada Kamis, 16 September 2021 mendatang.

Narasumber yang dihadirkan diantaranya, Edwin Permadi selaku Deputi Direktur Bank Indonesia Sulsel, Bondan Kusuma sebagai Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK, dan Kemitraan Pemerintah Daerah OJK Kantor Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Selanjutnya, Bayu Taufiq Possumah MA Ph D yang merupakan Senior Lecturer at School of Social and Economic Development, University Malaysia Terengganu, serta dipandu sebagai moderator oleh Trisno Wardy Putra S Sos MEI yang tak lain Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin.

Mahasiswa yang terkarik untuk turut serta pada kegiatan ini bisa mendaftarkan diri melalui link pendaftaran yang disediakan penyelenggara di http://bit.ly/PendaftaranWebinarFocel2021.

Direktur Eksekutif KSEI Forkeis UIN Alauddin, Nashrullah Hidir menjelaskan, pertumbuhan ekonomi untuk mencapai visi Indonesia maju mengalami tantangan yang cukup berat di tengah pandemi Covid-19.

Hal itulah yang melatarbelakangi tema yang diangkat pada pagelaran Webinar Nasional yang dirangkaikan pembukaan Focel ke 12 Forkeis.

Untuk itu terang Nashrullah, dibutuhkan transformasi ekonomi yang mampu menggerakkan seluruh sektor dan melibatkan seluruh masyarakat, salah satunya melalui digitalisasi ekonomi dan keuangan syariah.

"Dengan mengoptimalkan dukungan digital, bukan tidak mungkin ekonomi syariah mampu hadir menjadi pilar utama dalam membangun kesehatan ekonomi nasional," paparnya.

Sekadar diketahui, agenda Focel merupakan bagian dari Milad Forkeis ke 12 yang jatuh pada 25 Februari 2021 lalu. Namun untuk perayaanya dimulai sejak 16 hingga 26 September 2021.

"Pada 16 September itu kita mulai dari Opening Ceremony Focel dulu, setelah ditutup langsung dilanjutkan ke Webinar Nasional," jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan, ada beberapa item kegiatan pada pagelaran Focel, antara lain Webinar, Lomba Essai Nasional, Louncing Majalah Edisi ke II, Temu Alumni dan Forkeis Serve Holiday yang berorientasi pada bakti sosial.

Lomba essai nasional alias National Essay Competition Forkeis (Necis) sendiri merupakan rangkaian pertama Focel yang sudah melewati tahapan presentase karya peserta. 

Necis diikuti oleh 40 tim dari berbagai Univeritas di Indonesia. Terdapat lima tim yang lolos tahapan finalis, yakni delegasi dari IAI Tazkia, Univetsitas Hasanuddin, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia dan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Pengumuman juara akan dilaksanakan pada 16 September 2021 mendatang yang bertepatan dengan item Opening Focel dan pagelaran Webinar Nasional Forkeis.

Previous Post Mahasiswa Studi Agama-Agama UIN Alauddin Lakukan Sosialisasi Prodi di Ponpes DDI Mattoanging Bantaen
Next Post UKM LIMA Washilah UIN Alauddin Kerjasama MAN Enrekang Adakan Pelatihan Jurnalistik