Gambar Wujudkan Kedokteran yang Berkeadilan, PSPD FKIK UIN Alauddin Miliki Jalur Afirmasi Agama dan Ekonomi

Wujudkan Kedokteran yang Berkeadilan, PSPD FKIK UIN Alauddin Miliki Jalur Afirmasi Agama dan Ekonomi

UIN Online - Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan  (PSPD FKIK) UIN Alauddin Makassar telah resmi menerima mahasiswa baru sejak tahun 2016. Sejak itu pula hingga saat ini, setiap tahun PSPD FKIK selalu menerima dan menyeleksi calon mahasiswa melalui jalur afirmasi agama serta afirmasi ekonomi.

Hal itu disampaikan Dekan FKIK UIN Alauddin Dr dr Syatirah Jalaluddin saat dihubingi via WhatsApp, Kamis (22/10/2020). Dalam keterangannya, saat ini FKIK UIN Alauddin telah menerima beberapa mahasiswa pada jalur dua jalur afirmasi tersebut, anatar lain pada tahun 2016, menerima 1 orang jalur afirmasi agama dan 2 orang afirmasi ekonomi, tahun 2017 1 orang afirmasi ekonomi, tahun 2018 1 orang afirmasi agama dan tahun 2020 menerima 1 orang jalur afirmasi agama.

Syatirah mengungkapkan hal tersebut merupakan salah satu wujud tekad UIN Alauddin Makassar dalam mengusahakan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap sumber daya manusia yang produktif, beretika dan berakhlak mulia di bidang Kesehatan.

“Kita berharap akan lahir dokter yang Islami, berbudi  luhur, bermartabat, bermutu, berkompeten, beretika, berdedikasi tinggi, profesional, berorientasi pada keselamatan pasien, bertanggung jawab, bermoral, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta berjiwa sosial tinggi” Pungkasnya.

Selain itu, lanjut Syatirah, kehadiran PSPD FKIK UIN Alauddin diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dokter di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia secara berkeadilan. 

Sebagai bukti konkrit, sambungnya, maka setiap tahunnya PSPD FKIK UINAM menyediakan jalur afirmasi agama dan afirmasi ekonomi dengan menyediakan beasiswa. 

“Beasiswa yang disiapkan berupa pembebasan biaya SPP dan uang kuliah tunggal (UKT) sampai peserta didik menjadi dokter. Jalur afirmasi agama diperuntukkan bagi para hafidz/hafidzah penghafal Al-Qur’an 30 Juz, sementara afirmasi ekonomi diperuntukkan bagi siswa/siswi yang tidak memiliki kemampuan secara ekonomi namun memiliki kemampuan secara akademik dan intelektual untuk menjadi dokter” tandas Syatirah.

Diketahui, mahasiswa yang mendapat beasiswa melalui jalur afirmasi agama dan afirmasi ekonomi tersebut akan mendapat dibebaskan dari membayar SPP dan UKT, selama proses perkuliahan pada Program Studi Pendidikan Dokter selama 7 semester, dan Program Profesi Dokter selama 4 semester.

Previous Post Kenalkan Adab Bersosial Media, Ibrahim Assawala Raih Juara 1 Poster Nasional
Next Post Mahasiswa Farmasi UIN Alauddin Raih Silver Medali Pada Ajang ISI Fair 2020