Gambar Mahasiswa UIN Alauddin Turun ke Jalan, Bagikan Masker Gratis Bersama BAZNAS Makassar

Mahasiswa UIN Alauddin Turun ke Jalan, Bagikan Masker Gratis Bersama BAZNAS Makassar

UIN Alauddin Online — Empat mahasiswa UIN Alauddin Makassar terlibat dalam aksi pembagian masker gratis yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar bagi pengguna jalan dan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah dasar, di kawasan perbatasan Makassar–Kabupaten Gowa, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan kepedulian sosial sekaligus berpartisipasi dalam gerakan filantropi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Keempat mahasiswa tersebut ialah Julkarnain Putra Bethan, Nirwana Dwi Absari, Mama Rayhan, dan Andi Mutmainna. Mereka bergabung bersama tim BAZNAS Kota Makassar dan mahasiswa magang dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar.

Aksi tersebut dipimpin Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Rijal, bersama Syarifuddin Pattisahusiwa. Pembagian masker dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kesehatan, terutama bagi pekerja dan pengguna jalan yang setiap hari beraktivitas di ruang terbuka.

Ketua BAZNAS Kota Makassar, Dr. H. Usman Sofian, M.A., mengatakan, aksi tersebut merupakan praktik filantropi responsif, yakni gerakan kepedulian yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pembagian masker gratis oleh BAZNAS mengajarkan sebuah pelajaran berharga tentang evolusi filantropi di Indonesia. Filantropi bukanlah tentang siapa yang memiliki lebih lalu memberikan sisanya, atau belas kasihan yang merendahkan,” ujarnya.

Menurut Usman, filantropi merupakan wujud empati yang terorganisasi dan solidaritas sosial yang hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan. Karena itu, pembagian masker bukan sekadar kegiatan berbagi barang, tetapi juga upaya melindungi kesehatan dan menjaga keselamatan masyarakat.

“BAZNAS bergerak proaktif untuk membantu memutus rantai penularan penyakit. Dalam konteks ini, selembar masker gratis merupakan instrumen perlindungan jiwa, yang menjadi salah satu tujuan utama syariat Islam,” jelasnya.

Ia menambahkan, aksi tersebut juga mencerminkan demokratisasi kesehatan karena perlindungan kesehatan semestinya dapat diakses oleh semua kalangan, tanpa dibatasi status ekonomi maupun kedudukan sosial.

Usman menegaskan, kegiatan pembagian masker yang berlangsung selama beberapa hari itu sekaligus menjadi bentuk dukungan BAZNAS Kota Makassar terhadap program dan imbauan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di bidang kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di jalanan.

Partisipasi mahasiswa UIN Alauddin dalam aksi ini menjadi gambaran bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang berdampak langsung. Bersama BAZNAS, mahasiswa turut mengambil bagian dalam membangun solidaritas sosial dan menumbuhkan kesadaran bahwa kepedulian merupakan tanggung jawab bersama.

Previous Post Dosen HI UIN Alauddin Wakili Indonesia dalam Forum Kemitraan Global South di Tiongkok
Next Post Dosen Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Bedah Buku Media Baru di Politeknik ATI Makassar