Dosen Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Bedah Buku Media Baru di Politeknik ATI Makassar
UIN Alauddin Online — Dosen Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar, Dr. Saenal Abidin, S.I.P., M.Hum., menjadi narasumber dalam bedah buku Komunikasi dan Media Baru: Perkembangan Teknologi Media Informasi dari Media Lama hingga Media Baru dalam Kajian Ilmu Perpustakaan pada rangkaian Expo Perpustakaan Sao Panrita Politeknik ATI Makassar, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar dan Perpustakaan Sao Panrita Politeknik ATI Makassar.
Dalam bedah buku tersebut, Saenal mengulas transformasi teknologi media informasi dari media konvensional menuju media baru dalam perspektif ilmu perpustakaan. Menurutnya, perkembangan teknologi tidak hanya mengubah bentuk dan saluran penyampaian informasi, tetapi juga memengaruhi cara masyarakat mencari, mengakses, dan memanfaatkannya.
“Perkembangan media informasi tidak hanya mengubah teknologi yang digunakan, tetapi juga cara masyarakat berinteraksi dengan informasi. Perpustakaan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut tanpa meninggalkan peran utamanya sebagai pusat pengetahuan dan sumber informasi yang kredibel,” ungkap Sekretaris Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin tersebut.
Ia menjelaskan, perubahan lanskap media di era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi perpustakaan untuk mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka.
Oleh karena itu, pemahaman terhadap perkembangan media lama dan media baru menjadi penting dalam kajian ilmu perpustakaan, terutama untuk mempersiapkan calon pustakawan menghadapi dinamika pengelolaan informasi.
Saenal berharap, bedah buku tersebut dapat memperluas wawasan peserta sekaligus mendorong diskusi akademik mengenai hubungan antara perkembangan media, pengelolaan informasi, dan masa depan layanan perpustakaan.
“Melalui bedah buku ini, kami berharap diskusi akademik dapat memperluas wawasan peserta tentang hubungan antara perkembangan media, pengelolaan informasi, dan masa depan layanan perpustakaan,” tambahnya.
Kerja sama tersebut diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan akademik dan literasi yang mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan serta penguatan budaya literasi di lingkungan kampus.