Gambar Empat Dosen Ilmu Ekonomi UIN Alauddin Jadi Tim Ahli Penyusunan Kajian IPM Takalar

Empat Dosen Ilmu Ekonomi UIN Alauddin Jadi Tim Ahli Penyusunan Kajian IPM Takalar

UIN Alauddin Online - Empat orang dosen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menjadi tim ahli penyusunan Kajian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Takalar tahun 2023 sebagai bagian dari implementasi MoU antara UIN Alauddin Makassar dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar.

Empat dosen tersebut diantaranya, Aulia Rahman B SE M Si selaku Ketua Tim Ahli, Baso Iwang Ph D, Wardihan Sabar M Si, dan Bahrul Ulum Rusydi SE M Sc. Proses penyusunan kajian ini telah berlangsung sejak Agustus dan berakhir pada November 2023. 

Kegiatan sosialisasi dan pemaparan laporan hasil kajian di ruang Kantor Bappelitbangda Kabupaten Takalar pada 5 Desember 2023 berlangsung dengan baik dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, Bapak Muhammad Hasbi, Kepala Bappelitbangda, dan beberapa pejabat OPD dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi dan BPS Kabupaten Takalar. 

Dalam pemaparannya, Aulia Rahman B SE M Si selalu Ketua Tim Ahli  mengatakan bahwa capain IPM Kabupaten Takalar tahun 2023 mengalami kenaikan yang sangat fantastik.

Pada tahun 2022, posisi IPM Kabupaten Takalar masih berada di urutan 22, kemudian naik ke urutan 18 diantara kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023.

Kenaikan ini menjadi bukti bahwa kinerja penyelenggaraan pemerintahan di daerah ini cukup baik khususnya pada bidang kesehatan yang mengalami kenaikan indeks sebesar 8,91 poin.

Di lain sisi, tim ahli dari UIN Alauddin Makassar juga menaruh perhatian besar untuk pembenahan sektor pendidikan yang sejauh ini belum menunjukkan kenaikan yang begitu signifikan. 

Pada kesempatan yang sama, Sekda Kabupaten Takalar sangat mengapresiasi hasil penelitian ini.

"Kami dalam pengambilan kebijakan selalu melibatkan perguruan tinggi untuk melakukan kajian terlebih dahulu sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara akademik dan bisa digunakan oleh bidang terkait," katanya.

"Olehnya itu ucapan terima kasih kepada tim ahli yang berhasil menyelesaikan kajian ini tepat waktu dan memberikan rekomendasi yang sangat baik untuk perbaikan IPM Kabupaten Takalar," pungkasnya.

Previous Post Memperkuat Kerjasama Antar Institusi, BSA FAH dan BSA IAIN Pare-Pare Tandatangani MoA
Next Post FAH UIN Alauddin Makassar dan Nasmedia.id Lakukan Kolaborasi Satu Buku Satu Dosen