UIN Alauddin Online - Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menyelenggarakan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah (SPIHU) Angkatan I (Mandiri) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Sultan Alauddin Hotel & Convention, Jl. Sultan Alauddin Makassar, Jumat, 28 November 2025.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Rektor UIN Alauddin Makassar, Wakil Rektor II, Kepala Biro AUPK, pimpinan FDK, para fasilitator, serta tim evaluator/asesor.
Dekan FDK, Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri, M.Pd., M.Si., M.M., dalam sambutannya melaporkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai lebih dari 200 orang. Namun panitia memutuskan membatasi peserta hanya 90 orang untuk menjaga mutu penyelenggaraan.
“Kami tidak ingin mengejar jumlah peserta. Yang kami utamakan adalah pelayanan: kenyamanan tempat, konsumsi, dan kualitas pendampingan. Karena itu kami batasi 90 peserta dan kami bagi kegiatan ini menjadi dua gelombang,” ungkap Prof. Rasyid.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan, M.A., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Dirjen serta ucapan selamat atas pelantikan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan.
Beliau menegaskan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian sertifikasi.
“Peserta SPIHU biasanya sangat antusias. Saya berharap keseriusan itu terus terjaga, agar para pembimbing memperoleh pemahaman regulasi terbaru dan siap mendampingi jamaah dengan baik,” ujar Prof. Hamdan.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, S.Ag., MA., menyampaikan apresiasi kepada FDK yang terus menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan sertifikasi pembimbing haji dan umrah.
Sementara itu, Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah RI, Dr. Puji Raharjo, S.Ag., S.S., M.Hum., menegaskan bahwa sertifikasi pembimbing merupakan program prioritas kementerian.
“Setelah terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah, program pertama yang kami dorong adalah sertifikasi pembimbing ibadah haji,” ujar Dr. Puji.
Dirjen juga memaparkan Tri Sukses Haji, yakni:
Sukses Ritual – pembimbing sebagai penjaga kualitas ibadah jamaah.
Sukses Ekosistem Ekonomi Haji – penguatan produk dalam negeri.
Sukses Keadaban dan Peradaban – pembentukan karakter bangsa.
Pada akhir sambutannya, Dirjen secara resmi membuka kegiatan SPIHU Angkatan I (Mandiri) Makassar, yang kemudian dirangkaikan dengan penampilan RIO Gambus untuk menghibur para peserta dan undangan. Kegiatan ini berlangsung pada 28 November hingga 4 Desember 2025.
Alat AksesVisi