Gambar Tunjukkan Identitas, Mahasiswa Ilmu Hukum 2018 Gelar Inaugurasi

Tunjukkan Identitas, Mahasiswa Ilmu Hukum 2018 Gelar Inaugurasi

UIN Online – Mahasiswa Ilmu Hukum Angkatan 2018 UIN Alauddin Makassar menggelar inaugurasi dengan mengusung judul Konsentris Tradisi Dalam Sebuah Aksi (KONTRADIKSI). Kegiatan yang mengusung tema “Land Reform" tersebut digelar pada tanggal 29 November 2019 di Ball Room Celebes Convention Centre Kota Makassar.
Ketua Panitia, Aqil Al Waris mengatakan bahwa inaugurasi Ilmu Hukum 2018 temanya berbeda dengan inaugurasi lainnya.
“Perbedaan utama antara inaugurasi Ilmu Hukum dari beberapa jurusan yang ada adalah tema apa yang diangkat. Kebanyakan inaugurasi sebelumnya tidak menunjukkan bagaimana identitas dari jurusan mereka. Pesan-pesan yang disampaikan lewat pergelaran seninya juga tidak tersampaikan, maka kami belajar dari inaugurasi sebelummya,” paparnya.
Selanjutnya, Ia menambahkan inaugurasi tahun ini akan lebih menonjolkan jurusan Ilmu Hukum.
“Inaugurasi Ilmu Hukum 2018 hadir dengan lebih menonjolkan jurusan kami yaitu hukum, mengangkat kasus hukum, pergelaran peradilan semu, penyampaian keresahan mahasiswa yang teraktualisasikan lewat beberapa penampilan, realitas penindasan terhadap petani yang teraktualisasikan dalam beberapa penampilan. Kami dapat pastikan bahwa yang akan kami tampilkan mempunyai ciri khas tersendiri,” terangnya.
Ketua Angkatan Ilmu Hukum 2018 Akbar Supriadi menyampaikan bahwa inaugurasi bukanlah sekedar pementasan seni dan ajang eksistensi jurusan.
“Sejauh ini orang memandang inaugurasi hanya sekadar pementasan seni dan menafikkan nilai-nilai yang coba kami ejawantahkan dalam sebuah seni," ucapnya.
Menurutnya, sesungguhnya, pementasan itu hanyalah bagian dari pada perayaan dari proses yang begitu panjang telah kita jalani bersama. Dinamika, manajemen diri, saling mengapresiasi, kolektif kolegial dan solidaritas tentunya menjadi pengalaman yang sangat berharga dan Insyaallah akan berguna di masa yang akan datang.
Previous Post Meraih Fitrah di Tengah Pandemi, Jadi Tema Halal Bihalal FTK UIN Alauddin
Next Post Prof Thib Raya Jelaskan Esensi Taubat dan Istigfar di Halal Bi Halal FAH UIN Alauddin