Gambar Respon Potensi Mahasiswa Terpapar Radikalisme Ekstrim, Bendum DEMA UIN Alauddin Inisiasi Dialog

Respon Potensi Mahasiswa Terpapar Radikalisme Ekstrim, Bendum DEMA UIN Alauddin Inisiasi Dialog

UIN Alauddin Online - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Alauddin menggelar Dialog Anti Radikalisme di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Jumat, 12 Agustus 2022.

Dialog tersebut diinisiasi oleh Bendahara Umum (Bendum) DEMA UIN Alauddin, Wirawan Ady Pratama. Grand Topic Dialog Tersebut Adalah "Memperkokoh Peran Generasi Z dan Milenial Dalam Menangkal Paham Radikalisme".

Dialog ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten dan berkaitan, di antaranya AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto yang mewakili Institusi Polda Sulsel.

Selain itu, Akademisi sekaligus Pakar Kajian Geopolitik Timur Tengah, Dina Yulianti, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar, Zainal Ibrahim dan Ketua FKPT Sulsel, Muammar Bakry yang juga adalah Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin.

Bendahara Umum DEMA UINAM, Wirawan Ady Pratama memaparkan bahwa berdasarkan data penelusuran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), ada 33 Juta Penduduk Indonesia yang terpapar.

Menurutnya, bukan tidak mungkin pemuda dan mahasiswa juga bagian dari hitungan angka 33 juta tersebut.

"Merespon hasil data dari BNPT itu, angka yang terpapar Radikalisme itu cukup besar, dan jangan-jangan pemuda dan mahasiswa masuk dalam penemuan tersebut. Apalagi mahasiswa itu sangat rentan, karena pengalaman saya bermahasiswa, biasanya mahasiswa itu mencari paradigma baru dalam melihat agama, dan paham radikalisme berpotensi menjangkit mahasiswa disaat-saat seperti itu," ujar Wira, sapaan akrabnya.

Sebagai bentuk merespon hal tersebut, ia menginisiatif Dialog Akademik yang bersifat diskursif untuk mengedukasi mahasiswa, khususnya di kampus UIN Alauddin. Harapannya agar potensi-potensi terpapar Radikalisme itu sedini mungkin dapat dihilangkan.

"Maka dari itu, saya menginisiatif dialog ini dan dibantu dengan teman-teman pengurus DEMA, harapan dan tujuan kita sama, sesuai dengan komitmen almamater, yaitu menciptakan mahasiswa yang memiliki pemahaman utuh terhadap moderasi beragama," tutupnya.

Previous Post Kedua Orang Tuanya Telah Meninggal, Wisudawan Terbaik FSH UIN Makassar Bikin Satu Ruangan Terharu
Next Post Dekan Ajak Alumni FSH UIN Makassar Berkontribusi Untuk Agama dan Bangsa