Gambar Program Madrasah Intensifikasi Intelektual Lab Ilmu Politik: Wadah Intelektual Mahasiswa

Program Madrasah Intensifikasi Intelektual Lab Ilmu Politik: Wadah Intelektual Mahasiswa

UIN Alauddin Online - Laboratorium Ilmu Politik (Lab IPO) Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) Desiminasi dengan membahas buku berjudul "Kekuatan-kekuatan Politik Indonesia" di Warkop Mauco, Romang Polong, Kabupaten Gowa, Senin (1/4/2024).

Bedah buku ini langsung di bawakan oleh penulis buku tersebut, ia merupakan Dosen Ilmu Politik sekaligus mantan Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Syarifuddin Jurdi, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Prodi Ilmu Politik sekaligus pembina Lab IPO, Dr Awal Muqsith, Kepala Lab IPO, Dr Syaiful, Dosen IPO, Fajar, dan puluhan mahasiswa aktif Ilmu Politik.

Kegiatan ini merupakan salah satu program Lab IPO bertajuk Madrasah Intensifikasi Intelektual. Selain itu, menurut Kepala Lab IPO, Syaiful dalam program juga termasuk membaca dan menulis resensi yang diselipkan bedah buku di tiap minggunya.

"Peserta program ini di proyeksikan jadi missionaris keilmuan di tiap angkatan, dan jadi agen-agen Lab IPO. Kami berharap ini program akan berlanjut terus di tiap tahun ajaran agar regenerasi terus ada," ungkap Syaiful.

Ketua Prodi Ilmu Politik, Dr Awal muqsith mengapresiasi kegiatan dari Lab IPO ini, karena menurutnya ini adalah salah satu wadah agar mahasiswa Ilmu Politik mampu menghasilkan gagasan, ide, dan tulisan atau opini publik yang bermanfaat.

"Ini upaya yang bagus dari Lab IPO untuk meningkatkan kemampuan intelektual mahasiswa Ilmu Politik secara cepat," katanya saat memberikan sambutan.

Sementara itu, pembedah buku, Dr Syarifuddin Jurdi mengatakan dalam buku yang ia tulis kekuatan politik di Indonesia cukup kompleks hal itu dimulai dari terbentuknya syarikat dagang Islam pada 1920 hingga saat ini, itulah yang menjadi kekuatan politik Indonesia yang meliputi, organisasi-organisasi ekstrimis, mahasiswa, buruh, serta militer yang mampu mempengaruhi kebijakan-kebijakan publik.

"Acuan dari power politik Indonesia adalah bagaimana sekelompok orang atau individu yang mampu mempengaruhi kebijakan-kebijakan publik, itulah yang di sebut kekuatan-kekuatan politik," ucapnya.

Previous Post Kebijakan Rektor, Hanya 31 Mahasiswa FEBI UIN Makassar Diwisuda
Next Post Tingkatkan Status Akreditasi, Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Makassar Susun ISK