Pantau Penginputan SAQ Monev KIP, Ketua PPID UIN Alauddin Tekankan Ketelitian Data
UIN Alauddin Online — Ketelitian menjadi perhatian utama dalam proses finalisasi Self Assessment Questionnaire (SAQ) Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) 2026 di UIN Alauddin Makassar. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Ketua PPID Utama UIN Alauddin Makassar yang juga Wakil Rektor II Bidang AUPK, Prof. Dr. H. Andi Aderus, hadir memantau langsung proses penginputan di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Sabtu (26/9/2026).
Pemantauan tersebut berlangsung di tengah proses penyelesaian sejumlah data dan bukti dukung yang masih difinalisasi oleh Tim Task Force PPID. Penginputan dilakukan secara bersama dalam satu tempat untuk mempercepat penyelesaian sekaligus memudahkan koordinasi apabila terdapat data yang perlu diperiksa atau dilengkapi.
Ketelitian menjadi salah satu perhatian dalam proses tersebut. Setiap data yang dimasukkan ke dalam SAQ perlu disesuaikan dengan kondisi dan dokumen yang benar-benar tersedia sehingga bukti dukung yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
Salah satu aspek yang turut difinalisasi adalah data terkait pengadaan barang dan jasa. Tim menyesuaikan dokumen pendukung dengan mekanisme pengadaan yang digunakan. Untuk pengadaan melalui e-katalog, misalnya, bukti yang disiapkan tidak menggunakan dokumen tahapan tender manual, melainkan disesuaikan dengan proses pengadaan yang sebenarnya.
Tim juga menyiapkan dokumen pendukung berupa surat pernyataan terkait mekanisme pengadaan serta dokumen kontrak dengan penyedia sebagai bukti pendukung. Penyesuaian tersebut dilakukan agar data yang dimasukkan ke dalam instrumen Monev mencerminkan kondisi pengadaan yang berlangsung di lingkungan UIN Alauddin.
Selain aspek pengadaan, sejumlah data lain yang sebelumnya masih perlu dilengkapi turut ditindaklanjuti. Beberapa dokumen telah berhasil diunggah, sementara data lainnya diperiksa kembali untuk memastikan tidak terdapat kekeliruan atau kekurangan bukti dukung.
Proses finalisasi tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya koordinasi antara pimpinan PPID, ketua pelaksana, dan Tim Task Force dalam memenuhi instrumen Monev. Kehadiran Ketua PPID Utama menjadi bagian dari pemantauan langsung terhadap perkembangan penginputan sekaligus ruang untuk memberikan arahan ketika ditemukan kebutuhan data atau dokumen tertentu.
Rangkaian penginputan SAQ berlangsung pada 25–27 September 2026. Sebelum dilakukan finalisasi, tim melakukan pengecekan terhadap kesesuaian antara jawaban dalam instrumen dan bukti dukung yang tersedia.
Pemenuhan SAQ menjadi bagian dari upaya UIN Alauddin Makassar mempertahankan predikat Informatif yang telah diraih pada tahun sebelumnya. Proses tersebut juga diarahkan untuk memastikan pengelolaan informasi publik tidak hanya memenuhi instrumen penilaian, tetapi didukung data yang akurat dan dapat diverifikasi.