Gambar Kedua Orang Tuanya Telah Meninggal, Wisudawan Terbaik FSH UIN Makassar Bikin Satu Ruangan Terharu

Kedua Orang Tuanya Telah Meninggal, Wisudawan Terbaik FSH UIN Makassar Bikin Satu Ruangan Terharu

UIN Alauddin Online - Meski kedua orang tuanya telah meninggal 2021 lalu, Aisyah Maulidatul Haq tidak menyurutkan semangat meraih prestasi.

Mahasiswi Program Studi (Prodi) Ilmu Falak itu tetap menunjukan ketekunan dan semangat dalam menggapai impiannya.

Hal tersebut dapat dilihat dari pencapainya, Ia berhasil meraih IPK 3,99 dengan predikat Cumlaude.

Pencapaian itu mengantarkan Aisyah Maulidatul Haq menjadi wisudawan terbaik I Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar.

Atas prestasinya, Mahasiswi asal Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat itu dinobatkan mewakili para Wisudawan menyampaikan pidato pada malam ramah tamah.

Dihadapan wisudawan dan orang tua pendamping, Jia sapaan akrabnya membuat satu ruangan terharu. 

Ia menceritakan, prestasi itu tidak terlepas dari doa kedua orang tuanya yang telah menghadap ke sang ilahi.

"Allah memanggil Ibu saya tepatnya 30 april 2021 kemudian selang beberapa bulan ayah juga menghadap tuhan dan meninggalkan saya dan ke-3 saudari saya tepatnya 20 september 2021," ujar Jia di Hotel Claro, Kota Makassar, (Selasa (27/9/2022) malam. 

"Ini berkat Doa almarhum ayahanda dan ibunda tercinta yang selama hidupnya mendoakan di setiap sujudnya, tiap tetesan keringat perjuanganya membesarkan sampai nafas terkahir di bumi, hingga saya bisa berdiri di podium ini," sambungnya.

Jia meminta para wisudawan harus beryukur di malam ramah tamah karena ayah dan ibu teman-teman bisa hadir menyaksikan pemindahan toga dari kiri ke kanan.

"Teman-teman sekalian ada satu hal yang perlu teman-teman syukuri. Apa itu ? yah bersyukurlah jika pada malam hari ini dan besok di hari yang di nantikan.  ayah dan ibu teman-teman bisa hadir menyaksikan pemindahan toga dari kiri ke kanan," pesannya. 

Lebih lanjut, Aisyah Maulidatul Haq mengatakan, pencapaian pada malam hari ini membuktikan perjuangan keras dalam menempuh pendidikan di kampus. 

"Malam ini  menjadi saksi 4 tahun perjalanan kita di kampus ini. Kita datang dari berbagai daerah, dengan keadaan yang berbeda, niat yang berbeda tetapi tujuannya sama," pungkasnya.

Previous Post FST UIN Makassar Gelar MTQ, Integrasi Ilmu untuk Lahirkan Cendikiawan Muslim
Next Post Prodi Akutansi FEBI Asah Kreatifitas Mahasiswa Melalui Lomba dan Pameran Poster Penelitian