Gambar Jurnal Mazahibuna Milik Prodi PMH FSH UIN Makassar Resmi Terindeks DOAJ

Jurnal Mazahibuna Milik Prodi PMH FSH UIN Makassar Resmi Terindeks DOAJ

UIN Alauddin Online - Jurnal Mazahibuna milik Prodi Perbandingan Mazhab dan Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar resmi menjadi bagian dari ribuan jurnal ilmiah terindeks Directory of Open Access Journals (DOAJ).

Tentu hal ini menjadi kebanggaan bagi pengelola karena terindeksnya Jurnal Mazahibuna di DOAJ sebagai indikator sudah memenuhi kriteria sebuah jurnal ilmiah online berstandar internasional.

Atas pencapaian itu, mendapat apresiasi dari Dekan FSH UIN Alauddin Makassar, Dr H Muammar Muhammad Bakry Lc M Ag.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi pengelola Jurnal Mazahibuna Prodi PMH atas keberhasilannya terindeks DOAJ tahun ini," ujar Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan itu melalui keterangan tertulisnya, Jumat (25/11/2022).

Dengan terindeksnya Jurnal Mazahibuna di DOAJ, lanjut Ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme Sulawesi Selatan itu akan memperkuat literasi FSH sebagai rumah referensi yang selama ini menjadi ciri dari fakultas. 

Selain itu, tambah Dr Muammar dengan terindeksnya jurnal Mazahibuna akan mempunyai daya tarik tersendiri bagi penulis jurnal, karena banyak diantara penulis jurnal menanyakan apakah jurnal terindeks DOAJ atau tidak. 

"Salah satu manfaat bila tulisan terbit di Jurnal Mazahibuna yaitu dapat dipakai untuk kenaikan pangkat,” jelasnya.

Lebih jauh Dr H Muammar Muhammad Bakry Lc M Ag mengatakan dengan terindeks Jurnal Mazahibuna ini juga akan berdampak positif bagi FSH karena akreditasi jurnalnya dipakai sebagai barometer dalam menentukan kualitas lembaga.

“Sekali lagi selamat kepada Tim Jurnal Mazahibuna atas keberhasilan ini, dan semoga dengan terindeksnya Jurnal Mazahibuna akan menjadi motivasi bagi jurnal-jurnal lainnya di lingkup FSH," tutupnya.

Sementara itu, Managing Editor Jurnal Mazahibuna, Dr Abdul Syatar M Ag mengatakan, pencapaian itu tidak mudah didapatkan. Menurutnya, sudah dipersiapkan sejak dua tahun lalu.

"Terindeksnya Jurnal Mazahibuna pun tidak langsung, tetapi sudah dipersiapkan. Saya secara pribadi sebagai pengelola telah mempersiapkan secara matang sejak kurang lebih dua tahun yang lalu," jelasnya.

Ketua Rumah Jurnal FSH UIN Alauddin Makassar itu berharap, terindeksnya Jurnal Mazahibuna di DOAJ akan memantik penulis-penulis dari luar untuk mengajukan tulisan mereka yang berkualitas. 

Tak hanya itu, pihaknya akan mengajukan reakreditasi tingkat nasional yang lebih tinggi. "Sekarang ini Jurnal Mazahibuna masih berada pada SINTA 5 dan berharap di tahun berikutnya SINTA 2, bahkan kalau memungkinkan diajukan ke scopus," pungkasnya.

Previous Post FST UIN Makassar Gelar MTQ, Integrasi Ilmu untuk Lahirkan Cendikiawan Muslim
Next Post Prodi Akutansi FEBI Asah Kreatifitas Mahasiswa Melalui Lomba dan Pameran Poster Penelitian