Gambar Bedah Manajemen Risiko Sektor Publik, FEBI UIN Alauddin Hadirkan Eks Irjen Kemenag

Bedah Manajemen Risiko Sektor Publik, FEBI UIN Alauddin Hadirkan Eks Irjen Kemenag

UIN Alauddin Online – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sukses menggelar Kuliah Umum bertema "Menelaah Manajemen Risiko pada Sektor Publik" di Aula FEBI Rabu, 8 Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber istimewa, yaitu staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia dan sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI. Dr. H. Faisal Ali Hasyim S.E., M.Si., CA., CSEP., 

Kuliah umum ini mendapat perhatian serius dari jajaran pimpinan universitas, dibuktikan dengan kehadiran langsung Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D. dan Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A.. Para dekan dan wakil dekan dari setiap fakultas juga turut hadir.

Dr. Faisal Ali Hasyim dalam pemaparannya menyoroti pentingnya manajemen risiko sebagai pilar utama dalam tata kelola sektor publik. Ia menekankan bahwa risiko bukan hanya ancaman, tetapi juga peluang yang harus dikelola.

Dalam konteks pelayanan publik dan birokrasi, Dr. Faisal menggaris bawahi perlunya budaya untuk selalu sadar dengan risiko. Ia bahkan mengutip pandangan tokoh teknologi dunia, Mark Zuckerberg. Menurutnya, risiko terbesar yang dihadapi oleh seorang pemimpin adalah tidak mengambil risiko sama sekali.

"Hidup harus berani mengambil risiko, jangan mau tinggal di zona nyaman," tegasnya. 

Dalam sesi ini staf Ahli Bidang Hukum dan HAM itu, mengajak peserta kuliah umum, terutama mahasiswa, untuk memiliki mentalitas berani dan inovatif dalam menghadapi tantangan.

Mendukung semangat keberanian ini, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, turut memberikan motivasi penutup yang inspiratif bagi para peserta.

"Ambil risiko, bila kamu berhasil kamu akan bangga. Namun, bila kamu gagal, kamu akan bertambah bijak," pesan Prof. Hamdan. 

Ia berharap mahasiswa FEBI dapat menjadi pemimpin masa depan yang tidak takut mengambil keputusan berani demi kemajuan dan efektivitas organisasi publik.

Kuliah umum ini ditutup dengan harapan besar agar materi yang disampaikan mampu diimplementasikan, menjadikan UIN Alauddin Makassar sebagai pelopor pengembangan SDM yang unggul dalam memahami dan mengelola risiko.

Penulis: Nurinsani - Mahasiswa Magang Prodi KPI

Previous Post Kemenag Anugerahkan Harmony Award 2025, Apresiasi Daerah dan FKUB Terbaik Jaga Kerukunan
Next Post Dirjen PHU Resmikan Pembukaan SPIHU Angkatan I Makassar