Gambar Akreditasi A, Prodi SAA UIN Alauddin Perkuat Perjumpaan Lintas Iman dan Moderasi Beragama

Akreditasi A, Prodi SAA UIN Alauddin Perkuat Perjumpaan Lintas Iman dan Moderasi Beragama

UIN Online - Pasca mendapatkan akreditasi A dari BAN-PT, Prodi Studi Agama Agama UIN Alauddin Makassar terus berbenah. Pembenahan ini dilakukan sebagai upaya untuk lebih mengenalkan Prodi Studi Agama Agama ke masyarakat sekaligus juga sebagai upaya menjadikan Prodi Studi Agama Agama terlibat dalam dua hal utama yaitu memperkuat simpul perjumpaan lintas iman dan juga penguatan kajian moderasi agama.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Prodi Stud Agama-Agama Syakirah Abu Nawas M Th I, Senin (03/5/2021) via WhatsApp.

Menurut Syakirah, penguatan simpul perjumpaan lintas iman di antaranya dilakukan dengan memperbaharui Kerjasama dengan Sekolah Tinggi Teologia STT Intim Makassar.

Beberapa waktu sebelumnya (10/4), Dosen dan Mahasiswa Prodi Studi Agama Agama mengunjungi STT Intim Makassar sebagai salah satu tempat pelaksanaan Praktikum Kompetensi Mahasiswa SAA.

Di sini, lanjut Syakirah, mahasiswa Prodi Studi Agama Agama belajar langsung tentang Kekristenan dari ahlinya.

“Ketua STT Intim Makassar, Pendeta Dr Lidya Kambo Tandirerung sangat mengapresiasi kunjungan ini” akunya.

Lebih jauh, Prodi Studi Agama Agama juga menginisiasi terbentuknya Forum Perjumpaan. Forum ini dibentuk merespon keinginan masyarakat yang peduli pada isu perjumpaan lintas iman pada acara diskusi buku berjudul, I am Christian I love Muslim (18/4). Diskusi buku ini terselenggara atas kerja sama Prodi Studi Agama Agama dengan Mahabbah Institute for Peace and Goodness.

Sekretaris Prodi Syamsul Arif Ghalib MA menyampaikan, kajian tentang moderasi beragama juga menjadi fokus dari Prodi Studi Agama Agama, hal ini dikarenakan isu moderasi beragama dianggap sejalan dengan salah satu fokus kajian studi agama.

Saat ini, kata Arif, beberapa skripsi yang diajukan oleh mahasiswa Studi Agama Agama terkait dengan isu moderasi baik itu di sekolah umum, di pondok pesantren dan juga dalam film.

Sebelumnya, pengabdian masyarakat yang dilakukan juga menjadikan isu moderasi beragama sebagai tema pengabdiannya. Pengabdian Prodi Studi Agama Agama di Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe Kab. Gowa (1/4), dilakukan dengan mengkampanyekan semangat moderasi beragama di kalangan masyarakat desa.

“Kedepannya, kampanye moderasi beragama juga akan dilakukan dengan melakukan kunjungan ke sekolah sekolah di Makassar dan sekitarnya” tutup Arif.

Previous Post Pusat Studi Gender dan Anak UIN Alauddin Gelar Seminar Pesantren Ramah Anak
Next Post Dema FUFP Tutup Ushuluddin Fest dengan Buka Puasa Bersama