facebook

twitter

email
Bahasa :
, 19 Mei 2019


Jumat, 26 April 2019 | Syamhari Arie


UIN Online - Pusat Peradaban Islam sebagai lembaga di dalam lingkup Lembaga Penelitaian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar memiliki peranan dalam mengolah dan mewujudkan terwujudnya kampus berbasis peradaban yang tercerahkan serta sarat dengan prestasi. Selain itu, Pusat Peradaban Islam UIN Alauddin Makassar memiliki tanggungjawab yang tinggi untuk memberikan perhatian terhadap pemertahanan budaya di Sulawesi-Selatan. Hal itulah yang mendasari diadakannya Seminar Nasional Budaya Lokal oleh Pusat Peradaban Islam. Selain itu, untuk merespon meluasnya bias globalisasi dan semakin majunya peradaban bangsa, sedikit banyaknya memengaruhi perkembangan kebudayaan di Indonesia. Adanya perubahan dalam sektor kebudayaan dipandang sebagai bagian dari kemajuan yang diawali oleh rutinitas dan aktivitas setiap masyarakat. Aktivitas-aktivitas tersebut menjadi tradisi baru yang menjadi arena produksi budaya baru dan akan berdampak pada praktik transformasi budaya.

Seminar Nasional Budaya Lokal ini dilaksanakan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian tinggi terhadap warisan budaya bangsa. Pusat Peradaban Islam UIN Alauddin Makassar dituntut memiliki inovasi dan kreatifitas dalam menata dan mempertahankan warisan kebudayaan masa lampau. Warisan kebudayaan bangsa yang dimaksud adalah, warisan yang bersifat lokalitas yang lahir dan diproduksi secara lokalitas dengan genitas lokal seperti yang berlatar kebudayaan Makassar, Bugis Mandar, Tator dan lain-lain. Warisan lokalitas tersebut, memiliki sejarah dan nilai yang mengandung nilai-nilai luhur yang mengawali kebudayaan di Sulawesi Selatan secara khusus dan di Indonesia secara umum. Warisan tersebut patutlah dilestarikan dan dijaga sebagai usaha untuk memperkenalkan kepada generasi bangsa di masa-masa yang akan datang.

PUSDABIS (Pusat Peradaban Islam) LP2M UIN Alauddin Makassar yang dipimpin oleh Kepala Pusat Dr. Hamiruddin, M.Ag., M.M. bersama Staf Ahlinya menyediakan wadah ilmiah dalam bentuk Seminar Nasional sebagai wujud integritas dan kepedulian tinggi terhadap aspek peradaban Islam dan budaya lokal. Seminar Nasional Budaya Lokal ini, sebagai wadah diskusi dan curah gagasan dalam mempertahankan identitas lokalitas yang sarat dengan tradisi Islam yang lahir dari kontruksi penerapan budaya lokal di Sulawesi Selatan.

Kegiatan Seminar Nasional Budaya Lokal ini menghadirkan pakar pembicara dari berbagai Universitas seperti Dr. Nurhayati Syairuddin, M.Hum. dari Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Dr. Muhammad Saleh Tajuddin, M.A., Ph.D., Dr. Hamiruddin, M.Ag., M.M. Sekaligus sebagai Kepala Pusat Peradaban UIN Alauddin Makassar, dan Abdul Jalil, M.A., Dosen Antropologi Budaya dari Universitas Halu Oleo Kendari. Selain itu, Panitia Pelaksana juga menghadirkan narasumber dari interen Universitas UIN Alauddin Makassar dan praktisi budaya lokal seperti Dr. Arifuddin Tike, M.Sos.I. Serta Ibu Ihdiana, M.Pd. selaku praktisi budaya lokal. Selain itu, seminar nasional ini dihadiri oleh dosen, mahaisiswa baik dalam lingkup UIN Alauddin Makassar maupun dari luar.

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Hafsan
16 Oktober 2018

Tenaga pendidik dan peneliti pada Jurusan ... Selengkapnya



oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]