Gambar UKM RITMA UIN Alauddin Cetak Kader Peneliti, Alumni Intellectual Camp XIV Presentasikan Hasil Riset

UKM RITMA UIN Alauddin Cetak Kader Peneliti, Alumni Intellectual Camp XIV Presentasikan Hasil Riset

UIN Alauddin Online—Unit Kegiatan Mahasiswa Riset, Keilmuan, dan Kemitraan Masyarakat (UKM RITMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar Seminar Hasil Alumni Intellectual Camp XIV, di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Gowa, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses kaderisasi UKM RITMA, sekaligus ruang bagi peserta untuk mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang telah dilakukan selama mengikuti Intellectual Camp XIV.

Ketua Umum UKM RITMA UIN Alauddin Makassar, Nabila Fauziah, mengatakan seminar hasil tersebut tidak sekadar menjadi ajang pemaparan penelitian, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter intelektual mahasiswa.

“Seminar Hasil Alumni Intellectual Camp XIV merupakan salah satu tahapan penting dalam proses kaderisasi UKM RITMA UINAM. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para peserta untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang telah mereka lakukan,” ujarnya.

Menurut Nabila, proses tersebut juga penting untuk melatih kemampuan peserta dalam berpikir kritis, analitis, dan ilmiah. Melalui presentasi dan pertanggungjawaban hasil penelitian, peserta diharapkan mampu mengembangkan argumentasi yang kuat serta mempertahankan gagasan berdasarkan kajian yang telah dilakukan.

“Kami ingin para peserta tidak hanya mampu menyelesaikan penelitian, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis serta membiasakan diri menggunakan pendekatan ilmiah dalam melihat berbagai persoalan,” jelasnya.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti Intellectual Camp XIV dapat menjadi bekal bagi para alumni untuk terus mengembangkan potensi akademik dan memperkuat budaya riset, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

“Kami berharap para alumni Intellectual Camp XIV dapat terus mengembangkan budaya riset, memperkuat tradisi intelektual, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui keilmuan yang mereka miliki,” ungkap Nabila.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa proses kaderisasi melalui penelitian perlu dilanjutkan dengan komitmen untuk terus belajar, berkarya, dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat. Dengan demikian, kegiatan riset tidak berhenti pada penyelesaian program, tetapi menjadi bagian dari perjalanan intelektual mahasiswa.

“Semoga proses yang telah dilalui menjadi bekal untuk terus bertumbuh sebagai insan akademik yang kritis, berintegritas, dan berdaya guna,” tutupnya.

Melalui Seminar Hasil Alumni Intellectual Camp XIV, UKM RITMA UIN Alauddin Makassar berupaya memperkuat komitmen kaderisasi berbasis keilmuan sekaligus menumbuhkan generasi peneliti muda yang mampu mengembangkan pengetahuan dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Previous Post FKIK UIN Alauddin Uji Publik Standar Mutu, Perkuat Kesiapan Akreditasi
Next Post FKIK UIN Alauddin Perkuat Budaya Mutu melalui Monitoring Tindak Lanjut AMI