Teknologi Presisi untuk Peternakan Sapi, LP2M UIN Alauddin Evaluasi Riset di Takalar
UIN Alauddin Online — Pemanfaatan teknologi dalam peternakan menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas sapi lokal. Melalui riset bioteknologi reproduksi berbasis Precision Livestock Farming, tim peneliti UIN Alauddin Makassar mengembangkan pendekatan pengelolaan ternak berbasis sensor dan data. Perkembangan riset tersebut dipantau langsung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar melalui monitoring dan evaluasi (monev) lapangan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026).
Riset yang didanai melalui program MORA Fund LPDP 2025 ini dipimpin Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir Paly, M.S., dengan tajuk “Bioteknologi Reproduksi Sapi Berbasis Precision Livestock Farming untuk Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Penelitian tersebut memadukan bioteknologi reproduksi dengan pendekatan Precision Livestock Farming, yaitu pemanfaatan teknologi sensor dan data untuk memantau kondisi ternak secara lebih terukur. Pendekatan ini diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas, kesehatan, dan mutu genetik sapi lokal.

Pengembangan riset ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin, mulai dari ilmu peternakan hingga teknik informatika dan sistem informasi. Keterlibatan berbagai bidang keilmuan tersebut menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pengelolaan peternakan.
Dalam monev lapangan tersebut, tim LP2M UIN Alauddin Makassar diwakili Kepala Pusat Penelitian LP2M, Dr. H. Hasbi Ibrahim, M.Kes., bersama Khairuddin, S.IP., dan Widya, S.Kom. Pemantauan dilakukan untuk meninjau pelaksanaan penelitian, termasuk aspek administrasi dan capaian target kegiatan.
Tim peneliti terdiri atas Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir Paly, M.S. sebagai ketua, Dr. Ir. A. Muhammad Syafar, A.Md., S.T., M.T., IPM, Dr. Inna Novianty, M.Si. dari IPB University, Dr. Rasyidah Mappanganro, S.Pt., M.Si., Muhammad Arsan Jamili, S.Pt., M.Si., Ayu Lestari, S.Pt., M.Si., Rahman, S.Kom., M.T., serta Andi Muhammad Nur Hidayat, S.Kom., M.T.
Melalui penelitian ini, pemanfaatan teknologi presisi diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem peternakan sapi lokal yang lebih terukur. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengembangan riset berbasis teknologi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.