Gambar Rektor UIN Alauddin Terima Audiensi Pengurus Cabang PMII Kabupaten Gowa

Rektor UIN Alauddin Terima Audiensi Pengurus Cabang PMII Kabupaten Gowa

UIN Alauddin Online - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Gowa melakukan audiensi dengan pimpinan UIN Alauddin Makassar di ruangan Rektor, Lt. 3 gedung Rektorat, Jl. HM Yasin Limpo, Romangpolong, Gowa, Senin (11/10/2021)

Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis didampingi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Darussalam Syamsuddin menerima secara langsung Ketua Umum dan jajaran Pengurus Cabang PMII Kabupaten Gowa.

Ketua Umum PC PMII Gowa Urwah Rahmadi, menuturkan bahwa tujuan audiensi bersama pimpinan UIN Alauddin yang berjuluk kampus peradaban tersebut ialah untuk mempererat silaturrahim serta sinergitas.

“Jadi tujuannya untuk silaturahim dengan pimpinan UIN Alauddin, mengingat kami ini adalah pengurus baru di PMII Cabang Gowa, ini juga sebagai langkah awal menjajaki peluang sinergi dengan kampus yang juga almamater kami”, tuturnya.

Dalam audiensi itu, Chua sapaan akrab Urwah Rahmadi, juga meminta saran dan masukan dari Rektor UIN Alauddin Makassar terkait pengembangan organisasi PMII ke depannya.

Baca Juga: PMII Komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa Gelar MAPABA, Kukuhkan 98 Anggota Baru

Sementara itu, Prof Hamdan Juhannis berpesan agar PC PMII Gowa fokus pada agenda peningkatan kapasitas kader. Karena menurutnya, PMII adalah organisasi kemahasiswaan yang memiliki tradisi wacana yang progresif dan konstruktif.

“Saya mengenal beberapa alumni PMII yang berkapasitas dan telah berkiprah luas di tengah-tengah masyarakat, spirit inilah yang mesti kalian rawat dan lanjutkan sebagai pengurus” imbuh Guru Besar Sosiologi UIN Alauddin tersebut.

Rektor termuda UIN Alauddin itu juga berharap, PMII Gowa dapat mendidik kader-kadernya menjadi insan yang kritis dibarengi kemampuan memberikan solusi-solusi cerdas atas berbagai persoalan yang terjadi.

“Jadi kritis itu tidak sekadar pandai mengkritik, tetapi juga memiliki ide-ide yang dapat menjadi tawaran solusi” tutup penulis buku Melawan Takdir itu.

Previous Post 700 Mahasiswa FTK UIN Alauddin Ikuti Pembekalan PLP 2 Daring, Dekan FTK Berikan Pesan Penting
Next Post UKM LIMA Washilah UIN Alauddin Kerjasama MAN Enrekang Adakan Pelatihan Jurnalistik