Gambar Peringatan Isra Mikraj 1447 H, UIN Alauddin Hadirkan Ustaz Solmed dan Safari Dakwah

Peringatan Isra Mikraj 1447 H, UIN Alauddin Hadirkan Ustaz Solmed dan Safari Dakwah

UIN Alauddin Online - Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Senin, 5 Januari 2025, bertempat di Ruang Rapat Senat Lantai 4 Gedung Rektorat. Kegiatan ini dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika UIN Alauddin Makassar.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah ini menghadirkan pendakwah nasional Ustaz Sholeh Mahmoed Nasution (Ustaz Solmed) bersama istrinya April Jasmine, serta Ustaz Agus Idwar, presenter program religi di televisi nasional, beserta rombongan. Kehadiran para pendakwah tersebut merupakan bagian dari Safari Dakwah Ustadz Solmed yang dilaksanakan di sejumlah daerah, termasuk di lingkungan UIN Alauddin Makassar.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi program Shaqu-In (Shadaqah Al-Qur’an untuk Indonesia) yang disampaikan oleh Ustaz Agus Idwar. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan makna memberi dan keikhlasan dalam beramal.

“Apa yang kita berikan, maka itulah yang akan kita dapatkan. Ketika kita melangkah menuju Allah, maka Allah akan menghampiri kita. Berjalan kita menuju Allah, berlari Allah akan menyambut kita,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa ibadah bukan semata persoalan fisik, melainkan persoalan hati dan mental. Menurutnya, setiap muslim dituntut untuk memiliki kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT, salah satunya melalui sedekah Al-Qur’an sebagai bentuk amal jariyah yang berkelanjutan.


Memasuki acara inti, tausiah disampaikan oleh Ustaz Solmed yang mengangkat hikmah besar dari peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai perjalanan spiritual yang melampaui logika manusia dan menuntut kekuatan iman.

“Isra Mikraj mengajarkan kita bahwa tidak semua persoalan hidup bisa diselesaikan dengan logika semata. Ada satu kekuatan yang melampaui itu semua, yaitu ketika kita melibatkan Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kedekatan dengan ilmu dan orang-orang berilmu. Menurutnya, para pendidik dan akademisi merupakan pewaris para nabi yang dimuliakan Allah SWT karena melalui ilmu, manusia mengenal kebenaran dan kebajikan.

“Kalau kita dekat dengan orang alim, dekat dengan ilmu, maka insya Allah tidak ada jalan yang benar-benar buntu. Yang membuat hidup terasa berat adalah ketika kita hanya bersandar pada kekuatan manusia, bukan kepada Yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Melalui momentum Isra Mikraj ini, Ustaz Solmed mengajak seluruh sivitas akademika UIN Alauddin Makassar untuk terus memperkuat iman, memperdalam ilmu, dan menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam menjalankan peran akademik dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, serta menjadi pengingat akan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual dalam kehidupan kampus.

Previous Post Kemenag Peringati HAB ke-80 Secara Sederhana, Dana Dialihkan untuk Korban Bencana
Next Post Pengisian PDSS PMB PTKIN 2026 Dibuka, Kemenag Tekankan Akurasi Data Sekolah