Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Indonesian
English
العربية
Home
Profil
Pimpinan UIN
Sejarah UIN
Lambang
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Quality Assurance
Kerjasama Kemitraan
Dasar Hukum Pengelolaan
Pedoman dan Panduan Pengelolaan
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
PUSAT
Pusat Studi Gender dan Anak
Pusat Pengembangan Bisnis
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Biro
Biro AUPK
Keuangan
Kepegawaian
Perencanaan
Umum
Biro AAKK
Akademik
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Kuliah Kerja Nyata
SOP
KIP
Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU)
Rumah Jurnal
Repository
Ebook
OPAC
Sistem Pengecekan Ijazah dan Transkrip
Registrasi Mahasiswa Baru
Pustipad Helpdesk
UKT Covid
Ujian Masuk Mandiri
Monev Perkuliahan Daring
Tracer Study
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
Change Languange
English
العربية
Mahasiswa PWK Menangkan Lomba Smart Green City Planing
05 Desember 2010
Widyawati
Facebook
Twitter
Linkedin
WA
UIN Online
– Mahasiswa program studi (prodi) teknik perencanaan wilayah kota (PWK) fakultas sains dan teknologi, Sitti Fatimah Umamit menangkan lomba menulis artikel yang digelar Dinas Tata Ruang Provinsi Sulawasi Selatan.
Sitti Fatimah Umamit berhasil meraih juara pertama pada lomba menulis artikel Smart Green City Planning tingkat mahasiswa yang dikuti oleh sekitar 40 peserta se kota Makassar. Penerimaan hadiah bagi pemenang lomba, berlangsung Sabtu (4/12/2010) di kantor Dinas Tata Ruang Provinsi Sulawasi Selatan
Mahasiswa semester lima dari prodi PWK ini mengaku merasa sangat senang menjadi pemenag pada lomba tersebut. ”Meskipun awalnya cuma iseng ikut lomba, saya merasa sangat senang bisa menjadi pemenag pada lomba menulis artikel yang bertemakan
Smart Green City Planning
ini,” ungkapnya.
Hal ini kata Fatimah, membuktikan jika PWK di fakultas sains dan teknologi bisa bersaing dengan mahasiswa PWK yang lain meskipun terbilang prodi baru di UIN. Selain itu, ia berharap moment ini sekaligus sebagai sosialisi jurusan PWK, bahwa planer merupakan orang yang mengurusi sekelompok orang yang mendiami satu wilayah dengan berbagai permasalahan yang kompleks khususnya di kawasan perkotaan.
Dalam artikelnya, mahasiswa asal Sanana Maluku Utara ini menuliskan, salah satu permasalahan yang dihadapi oleh hampir seluruh kawasan perkotaan di Indonesia adalah semakin berkurangnya ruang publik, terutama ruang terbuka hijau (RHT) publik, begitupun di Kota Makassar.
Selain persoalan pengolalaan sampah, masalah reklamasi pantai, kemacetan, sekarang ini permasalahan kurangnya ruang terbuka hijau (openspace) menjadi topik permasalahan yang sering dibahas pada berbagai kesempatan.
Dalam workshop nasional pembangunan kota berkelanjutan yang digelar beberapa waktu yang lalu, diungkapkan bahwa proporsi RTH publik di Kota Makassar hanya berkisar 3%, atau masih kurang 17 % dari luas kota wilayah kota Makassar.
Hal ini tentu menjadi memperihatinkan. Mengingat RTH memiliki peran penting dalam proses perkembangan perkotaan, diantaranya sebagai area perlindungan berlangsungnya fungsi ekosistem dan penyangga kehidupan.
Selain itu, RHT juga menjadi sarana rekreasi, tempat perlindungan plasma nutfah, sarana untuk mempengaruhi dan memperbaiki iklim mikro, sarana penelitian dan pendidikan serta penyuluhan bagi masyarakat untuk membentuk kesadaran lingkungan serta pengaturan tata air.
Sitti Fatimah juga menyarankan agar kota Makassar dapat belajar dari kota-kota besar seperti Singapur ataupun kota Curitibas, kota yang tidak hanya menghadirkan gedung-gedung pencakar langit yang angkuh, tetapi juga menyediakan lingkungan hijau dan asri sebagai kota referensi dalam membagun kota Makassar kedepan, menuju kota dunia.
Please enable JavaScript to view the
comments powered by Disqus.
Previous Post
AI Gunakan Gedung Perpustaakan UIN Makassar Cetak Uang Palsu Sejak September 2024, Bukan 2010
Next Post
Rektor dan Pimpinan Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Lakukan Rapat Koordinasi dengan LPP-LK
Berita Terbaru
Berita Populer
Dharma Wanita UIN Alauddin Makassar Berbagi Kasih dalam rangka HUT Dharma Wanita dan Hari Ibu
23 Desember 2024
AI Gunakan Gedung Perpustaakan UIN Makassar Cetak Uang Palsu Sejak September 2024, Bukan 2010
23 Desember 2024
Riset Peternakan Sapi di Bulukumba, WR III UIN Alauddin Makassar dan Tim Dapat Dana Hibah Rp 5 M
20 Desember 2024
Dua Tim Dosen UIN Alauddin Makassar Lolos Pendanaan Riset, Dapat Rp10 M
20 Desember 2024
Skandal Uang Palsu: Rektor UIN Alauddin Pecat Dua Pegawai dengan Tidak Hormat
20 Desember 2024
3 Makna Dasar Hidup Dalam Al-Quran
11 Agustus 2011
Tahun Akademik 2019/2020, Ini Jumlah Kuota Maba Setiap Prodi di UIN Alauddin
18 Februari 2019
Berikut ini Jalur Masuk UIN Alauddin Makassar T.A. 2019/2020
18 Februari 2019
Dosen Keperawatan UIN Alauddin Loloskan 23 Soal pada Try Out UKNI ke-XXX
02 Oktober 2024
Prof Abustani Kaji Kelompok Mutaqaddimah dan Mutaakhirin
26 Mei 2011