Gambar Mahasiswa KKN UIN Alauddin Kampanye Cegah Virus Corona di Desa Tombolo

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Kampanye Cegah Virus Corona di Desa Tombolo

UIN Online - Saat ini, pandemic global Virus Corona  atau Covid-19 semakin hari semakin mengkhawatirkan. Di Sulawesi Selatan terdapat dua kasus yang ditemukan Dinas Kesehatan. Satu diantaranya dinyatakan telah meninggal Dunia. 

Hal itu mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar posko 8 Desa Tombolo Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto mengampanyekan Hidup Bersih dan Sehat dalam upaya mencegah masuknya virus tersebut 

"Kegiatan ini mengajak masyarakat Desa Tombolo untuk mencegah adanya terjangkit virus Corona memulai dengan perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta memberikan pemahaman deteksi dini gejala-gejala jika terjangkit ," kata Sulkipli, Koordinator Desa di Aula Kantor Desa, Sabtu (21/3/2020).

Melalui sosialisasi, lanjut Kipli, masyarakat diharapkan lebih memahami apa itu Corona Virus Disease (Covid-19), gejala-gejala yang ditimbulkan dan mengetahui langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencegah jika sudah terkena dampak.

Dalam pemaparannya, Mahasiswa Alumnus Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar Andi Rini Sulistiani S.Km mengatakan virus corona merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini dapat menular kepada manusia dengan gejala demam, nyeri tenggorokan, sulit bernafas, nyeri pada kepala. Jika mengalami gejala, maka masyarakat diharapkan ke rumah sakit rujukan.

"Kita tidak perlu berlebihan menanggapi virus ini, kuncinya selalu waspada. Untuk pencegahan, jaga pola hidup sehat yakni dengan istirahat cukup, memperbanyak makanan sayur dan buah-buahan, rutin berolahraga, serta hindari merokok dan minuman beralkohol agar imun tubuh meningkat. Jangan lupa untuk sering mencuci tangan dan menggunakan masker jika sedang sakit,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tombolo Supriadi S mengapresiasi kegiatan yang diadakan Mahasiswa KKN. Menurutnya, hal itu sangat membantu dalam mengantisipasi masuknya virus Corona di Desa Tombolo yang sangat mematikan itu.

"Jadi kalau mau sehat, bersih dulu. Khususnya Desa Tombolo mulai anak hingga orang tua bagaimana caranya kita melaksanakan hidup bersih demi kebaikan kedepan agar kita semua Sehat," ujarnya.

Dia menambahkan, apalagi saat ini terjadi pandemic global Virus Corona yang sangat mematikan. Kewaspadaan dini perlu dengan memulai hidup bersih dan sehat.

"Alhamdulillah mudah mudahan Jeneponto, khususnya Desa Tombolo ini tidak ada terjangkit virus Corona," bebernya.

Previous Post Prodi BSI Fak. Adab dan Humaniora Gelar Webinar Nasional dan Enlite Fest 2020
Next Post Rektor UIN Alauddin Terima Audiensi Lembaga Kemahasiswaan untuk Bahas UKT