Gambar Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Dalami Praktik Human Relations di Dinas Kearsipan Makassar

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Dalami Praktik Human Relations di Dinas Kearsipan Makassar

UIN Alauddin Online— Enam mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar, mendalami praktik komunikasi dan hubungan interpersonal di lingkungan pemerintahan melalui kunjungan lapangan ke Dinas Kearsipan Kota Makassar, Kamis (29/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Human Relations dalam Organisasi. Melalui wawancara langsung dengan pihak instansi, mahasiswa berkesempatan melihat bagaimana hubungan kerja, komunikasi organisasi, dan koordinasi diterapkan dalam aktivitas birokrasi.

Enam mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini yakni Muhammad Nur Ilham Erwin, Nabila Rahmadhani, Serli, Andi Hafidz Faizul Rahman, Tri Ayu Nayzifa, dan Muh Alwi. Mereka berdiskusi dengan Muhtar dari Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Kearsipan Kota Makassar.

Dalam wawancara tersebut, mahasiswa menggali sejumlah aspek hubungan kerja, mulai dari pola komunikasi antara pimpinan dan pegawai, pengembangan sumber daya manusia, ruang penyampaian aspirasi, hingga mekanisme penyelesaian konflik di lingkungan organisasi.

Muhtar menjelaskan, komunikasi terbuka menjadi salah satu kunci dalam menjaga hubungan kerja dan kelancaran pelaksanaan tugas. Karena itu, pegawai diberi ruang untuk menyampaikan pendapat dan saran melalui rapat koordinasi rutin setiap Senin.

“Hubungan kerja yang baik perlu dibangun melalui komunikasi terbuka. Setiap pegawai harus memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat, sementara persoalan yang muncul sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan musyawarah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan kompetensi pegawai dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia. Komunikasi secara langsung juga terus diupayakan guna memperkuat koordinasi dan memastikan pekerjaan berjalan dengan baik.

Terkait penyelesaian konflik, Muhtar menyebut pihaknya mengedepankan mediasi dan dialog agar setiap persoalan dapat dibicarakan secara terbuka dan menghasilkan solusi bersama. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan interpersonal sekaligus menciptakan suasana kerja yang kondusif.

Selain aspek hubungan kerja, mahasiswa juga memperoleh informasi mengenai pemanfaatan aplikasi SRIKANDI dalam mendukung pekerjaan administrasi, terutama pengelolaan persuratan di lingkungan pemerintahan.

Pengalaman tersebut memberikan gambaran konkret kepada mahasiswa bahwa Human Relations bukan sekadar konsep dalam pembelajaran, melainkan bagian penting dari dinamika organisasi. Komunikasi efektif, keterbukaan, kerja sama, dan kemampuan mengelola konflik menjadi unsur yang turut menentukan terciptanya lingkungan kerja yang kondusif.

Previous Post FAH UIN Alauddin Sambut Kunjungan Tim FADIB UIN Sunan Kalijaga, Pererat Kerjasama Kelembagaan
Next Post Rombongan FUAD IAIN Ternate Kunjungi FAH UIN Alauddin, Perkuat Jejaring Akademik