Gambar KPM FTK UIN Alauddin Benchmarking Penjaminan Mutu ke UIN Sunan Kalijaga

KPM FTK UIN Alauddin Benchmarking Penjaminan Mutu ke UIN Sunan Kalijaga

UIN Alauddin Online — Komite Penjaminan Mutu (KPM) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar melakukan benchmarking penjaminan mutu ke Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu, 23 September 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah FTK UIN Alauddin untuk memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan tata kelola penjaminan mutu yang berkelanjutan.

Ketua KPM FTK UIN Alauddin Makassar, Dr. Ahmad Ali, S.Pd., M.Pd., yang hadir bersama Sekretaris KPM, Dr. Baharuddin, S.Pd., M.Pd. diterima Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., bersama para Wakil Dekan, Pengendali Sistem Mutu Fakultas, serta Pengendali Sistem Mutu Program Studi di lingkungan FITK.

Pertemuan difokuskan pada pertukaran pengalaman dan praktik baik dalam implementasi SPMI di tingkat fakultas dan program studi. Diskusi mencakup tata kelola SPMI, pembagian peran unit penjaminan mutu, hingga penerapan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP).

Selain itu, kedua pihak membahas mekanisme evaluasi penjaminan mutu, pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), tindak lanjut temuan, dokumentasi SPMI, serta strategi meningkatkan keterlibatan fakultas dan program studi dalam pelaksanaan penjaminan mutu secara berkelanjutan.

Ahmad Ali, menyampaikan bahwa benchmarking tersebut memberikan kesempatan bagi pihaknya untuk melihat secara langsung implementasi SPMI yang diterapkan FITK UIN Sunan Kalijaga.

“Benchmarking ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar secara langsung dari praktik penjaminan mutu yang telah diterapkan di FITK UIN Sunan Kalijaga. Berbagai pengalaman yang diperoleh akan menjadi bahan untuk memperkuat dan mengembangkan sistem penjaminan mutu di FTK UIN Alauddin,” ujarnya.

Ahmad Ali berharap, berbagai praktik baik yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi FTK UIN Alauddin dalam memperkuat implementasi SPMI agar lebih terstruktur, terdokumentasi, dan terukur, mulai dari tingkat fakultas hingga program studi.

Selain memperkuat implementasi SPMI, benchmarking tersebut juga membuka peluang pengembangan jejaring dan kolaborasi kelembagaan dalam bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan ini, KPM FTK UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya mutu melalui implementasi SPMI sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang akuntabel dan berkelanjutan.

Previous Post Pesan Rektor di Wisuda Angkatan 122: Filosofi Tiga Amplop dan Prioritas Waktu
Next Post Menghadapi Keluhan Pelanggan, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Pelajari Praktik PR di PLN