Gambar Jalur UM-PTKIN mulai dibuka: Login di um-ptkin.ac.id hingga 30 Juni 2020, Simak Ketentuan Umum

Jalur UM-PTKIN mulai dibuka: Login di um-ptkin.ac.id hingga 30 Juni 2020, Simak Ketentuan Umum

UIN Online - Proses pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2020, tengah berlangsung. Pendaftaran UM-PTKIN akan berlangsung 1 Mei hingga 30 Juni 2020 mendatang. Dikutip dari um-ptkin.ac.id, UM-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Pelaksanaan sistem ini diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Sementara untuk pembiayaan penyelenggaraan UMPTKIN ini dibebankan kepada peserta seleksi.

Pendaftaran dan pembayaran: 1 Mei hingga 30 Juni 2020

Cetak Kartu Ujian: 1 Juli hingga 9 Juli 2020

Pelaksanaan Ujian: 15 Juli hingga 22 Juli 2020

Pengumuman: 28 Juli 2020

Berikut cara daftar UM-PTKIN: - Calon peserta mendaftar dan mengisi biodata secara online di um-ptkin.ac.id hingga mendapat nomor SIP (Slip Instruksi Pembayaran), PIN dan informasi nominal yang harus dibayarkan serta tatacara pembayaran. - Calon peserta melakukan pembayaran di Bank BNI atau Selain BNI dengan ketentuan sebagai berikut : Melalui Bank BNI / BNI Syariah, pembayaran dapat dilakukan di seluruh Kantor Cabang, ATM, SMS Banking (Aplikasi Android/IOS), Keagenan Bank BNI/BNI Syariah dengan menunjukkan atau memasukkan nomor SIP. Selain Bank BNI, pembayaran dapat dilakukan dengan cara transfer ke Virtual Account BNI melalui Kantor Pos atau Bank manapun di seluruh Indonesia yang mendukung transfer antar bank dengan menunjukkan nomor SIP sebagai nomor Virtual Account BNI anda. (ada tambahan biaya tergantung mitra). - Peserta mendapat bukti pembayaran. Biaya seleksi yang sudah dibayar tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun. - Peserta melanjutkan pendaftaran online di laman um-ptkin.ac.id dengan memasukkan nomor SIP dan PIN untuk memilih kelompok ujian, program studi dan lokasi ujian hingga cetak kartu ujian. - Mengikuti ujian SSE di lokasi PTKIN yang telah dipilih.

Ketentuan Umum

Berikut ketentuan umum yang wajib diketahui oleh para peserta UM-PTKIN:

- Lulus tahun 2018, 2019 dan 2020 dari Satuan Pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pesantren Muadalah atau yang setara dan memiliki izin dari Kementerian Agama RI. Bagi siswa lulusan tahun 2018 dan 2019 harus sudah memiliki ijazah. Siswa lulusan tahun 2020 harus mempunyai Surat Keterangan Lulus/Ijazah dari Kepala Madrasah/Sekolah/Pesantren Muadalah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru dan ditandai stempel Madrasah/Sekolah/Pesantren Muadalah. - Ijazah/Surat Keterangan Lulus akan divalidasi sebelum pelaksanaan ujian.

- Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di PTKIN. - Kelompok ujian UMPTKIN terbagi menjadi tiga di antaranya: Tes Kemampuan Dasar - TKD (Tes Potensi Akademik, Bahasa, Keislaman) Tes Kemampuan Bidang IPA Tes Kemampuan Bidang IPS

- Ketentuan kelompok program studi, jumlah pilihan dan lokasi ujian adalah sebagai berikut: Kelompok ujian peserta akan ditentukan berdasarkan pilihan prodi peserta. Apabila peserta memilih prodi IPA di semua pilihan maka kelompok ujian peserta adalah IPA atau jika peserta memilih prodi IPS di semua pilihan maka kelompok ujian peserta adalah IPS Semua kelompok ujian (IPA/IPS) dapat memilih minimal 1 prodi dan maksimal 3 prodi Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan Setiap peserta bebas memilih lokasi ujian di salah satu PTKIN seluruh Indonesia

- Ujian hanya terdiri daru satu tipe ujian yaitu : Sistem Seleksi Elektronik (SSE), yaitu ujian yang diselenggarakan menggunakan komputer. SSE ini tidak lagi menggunakan kertas (paperless), baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban.

Daftar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN):

1. UIN Sumatera Utara Medan

2. UIN Sultan Syarif Kasim Riau

3. UIN Ar-Raniry Banda Aceh

4. UIN Imam Bonjol Padang

5. IAIN Malikussaleh Lhokseumawe

6. IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa

7. IAIN Padangsidimpuan

8. IAIN Batusangkar

9 . IAIN Bukittinggi

10. STAIN Gajah Putih Takengon Aceh Tengah

11. STAIN Bengkalis

12 .STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

13. STAIN Sultan Abdurrahman

14. STAIN Mandailing Natal

15. UIN Raden Fatah Palembang

16. UIN Raden Intan Bandar Lampung

17. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

18. IAIN Kerinci Jambi

19. IAIN Curup

20. IAIN Bengkulu

21. IAIN Metro

22. IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

23. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

24. UIN Sunan Gunung Djati Bandung

25 . UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

26. IAIN Syekh Nurjati Cirebon

27. IAIN Pontianak

28. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

29. UIN Walisongo Semarang

30. IAIN Pekalongan

31. IAIN Surakarta

32. IAIN Purwokerto

33. IAIN Salatiga

34. IAIN Kudus

35. UIN Sunan Ampel Surabaya

36. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

37. UIN Antasari Banjarmasin

38. UIN Mataram

39. IAIN Jember

40. IAIN Madura

41. IAIN Kediri

42. IAIN Tulungagung

43. IAIN Ponorogo

44 . IAIN Samarinda

45. IAIN Palangkaraya

46. UIN Alauddin Makasar

47. IAIN Sultan Amai Gorontalo

48. IAIN Ambon

49. IAIN Manado

50. IAIN Dato Karama Palu

51. IAIN Parepare

52. IAIN Bone

53. IAIN Palopo

54. IAIN Kendari

55. IAIN Ternate

56. IAIN Fattahul Muluk Papua

57. STAIN Sorong

58. STAIN Majene. (*)

Previous Post Meraih Fitrah di Tengah Pandemi, Jadi Tema Halal Bihalal FTK UIN Alauddin
Next Post Prof Thib Raya Jelaskan Esensi Taubat dan Istigfar di Halal Bi Halal FAH UIN Alauddin