Gambar Dosen FTK UIN Alauddin Raih Doktor Cum Laude di UNY, Kembangkan Instrumen Kompetensi Digital Guru

Dosen FTK UIN Alauddin Raih Doktor Cum Laude di UNY, Kembangkan Instrumen Kompetensi Digital Guru

UIN Alauddin Online— Dosen Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar, Andi Auliyah Warsyidah, S.Pd., M.Pd., meraih gelar doktor dengan predikat cum laude dan IPK 3,94 pada Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (3/11/2026).

Gelar doktor tersebut diraih setelah Andi Auliyah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor terbuka berjudul “Development of an Indigit Instrument Based on the DINA Model to Measure the Digital Teaching Competence of Senior High School Teachers.”

Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan instrumen Indigit berbasis model Deterministic Input, Noisy And Gate (DINA) untuk mengukur kompetensi mengajar digital guru SMA. Instrumen diagnostik ini dirancang melalui 21 atribut spesifik yang mengukur penguasaan kompetensi teknologi dan pedagogis guru.

Melalui pendekatan model DINA, instrumen tersebut dapat memetakan kemampuan guru secara lebih terperinci, termasuk mengidentifikasi kompetensi yang telah dikuasai maupun aspek yang masih perlu ditingkatkan. Hasil penelitian ini diharapkan berkontribusi terhadap pengembangan evaluasi kompetensi guru di tengah transformasi pendidikan digital.

Dalam ujian terbuka tersebut, Andi Auliyah mempresentasikan metodologi pengembangan instrumen dan hasil penelitiannya di hadapan dewan penguji. Disertasi ini dibimbing Promotor Prof. Dr. Samsul Hadi dan Ko-Promotor Dr. Ir. Prianto.

Andi Auliyah mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktoral. Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sekadar keberhasilan akademik pribadi, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan penelitian yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat menyelesaikan studi doktoral ini. Proses penelitian hingga ujian promosi memberikan banyak pengalaman dan pembelajaran. Saya berharap instrumen yang dikembangkan melalui penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengidentifikasi dan meningkatkan kompetensi mengajar digital guru, khususnya di tingkat SMA,” ungkapnya.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNY dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di UIN Alauddin Makassar. Pengembangan kompetensi akademik, menurutnya, perlu diikuti kontribusi nyata melalui pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain meraih gelar doktor dengan predikat cum laude, Andi Auliyah juga dipercaya menjadi Brand Ambassador Sekolah Pascasarjana UNY. Ia turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pembiayaan pendidikan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi.

Previous Post Prodi MPI FTK UIN Alauddin Bekali Mahasiswa Keterampilan Analisis Data dengan SPSS
Next Post FST UIN Alauddin Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran, Tendik Praktik Gunakan APAR