Gambar Andi Muallim Meninggal, Prof Hamdan Juhanis: Kita Kehilangan Sosok Karakter Kuat

Andi Muallim Meninggal, Prof Hamdan Juhanis: Kita Kehilangan Sosok Karakter Kuat

UIN Online - Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Mantan Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muallim Mantakillang meninggal, Sabtu (6/6/2020) sekitar pukul 19.30 Wita.

Andi Muallim yang juga ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) ini meninggal diusia 67.

Rencana malam ini juga almarhum akan dibawa dari RS Mitra Husada ke rumah duka di Jalan Beringin, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.


 

Sejumlah keluarga dan tetangga almarhum telah berdatangan di rumah duka.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhanis merasa sangat kehilangan atas kepergian Andi Muallim.

Guru Besar Sosiologi itu merupakan putra asal Kabupaten Bone, sama seperti Andi Muallim.

"Sebagai orang Bone, kami merasa kehilangan sekali. Kami sangat dekat dengan beliau," katanya.

Bagi Prof Hamdan, sosok mendiang Andi Muallim bagaikan orangtua sendiri. Terutama saat bercengkrama di acara pertemuan masyarakat Bone.

"Kebetulan beliau sebagai ketua kerukunan keluarga masyarakat Bone. Kami tentunya kehilangan sosok yang memiliki karakter kuat," kenang Prof Hamdan.

Guru Besar Sosiologi itu mengenang, Andi Muallim memiliki kemampuan menyampaikan pesan moral dengan khas tersendiri.


Pesan moral itu disampaikan dengan cara yang ringan dan dibalut candaan. Tetapi pesan itu mengena.

Selain itu, katanya, Andi Muallim juga memiliki kemampuan komunikatif yang sangat baik.

Sehingga setiap orang berbicara dengan Andi Muallim langsung bisa membangun keakraban.


"Beliau juga contoh pejabat karier yang memiliki kemampuan berbicara, berpidato dan mempengaruhi massa dengan sangat baik," kenang Prof Hamdan.

"Kemampuan komunikasi massa beliau sangat mumpuni," tambahnya.

Itulah sebabnya, lanjut Prof Hamdan, Andi Muallim selalu tetap disegani oleh setiap orang, meskipun tidak lagi menjadi pejabat publik.

"Jadi sekali lagi begitu banyak orang pastinya akan merasa kehilangan dengan kepergian beliau," ujarnya.(*)

Previous Post Jelang Penutupan Pendaftaran UMPTKIN 2020, UIN Alauddin Kokoh Di Urutan Kedua Kampus Paling Diminati
Next Post Pimpinan UIN Alauddin Gelar Pertemuan dengan Lembaga Kemahasiswaan Bahas UKT