facebook

twitter

email
Bahasa :
Rabu, 26 Juli 2017


Kamis, 13 April 2017 | saeful


UIN ONLINE – Dalam rangka mensosialisasikan sejumlah aturan-aturan baru Kemenristekdikti tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), LPM UIN Alauddin Makassar mengadakan seminar nasional yang bertajuk Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal dalam rangka Penguatan Akuntabilitas Kelembagaan Pendidikan Tinggi.

Seminar ini juga adalah upaya memediasi sejumlah perguruan tinggi se-Indonesia Bagian Timur yang nilai akreditasinya masih tergolong rendah.  

"Kita buat seminar ini untuk mensosialisasikan sejumlah aturan-aturan baru dari Kemenristekdikti, tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI),  terutama pada perguruan tinggi yang masih rendah akreditasinya. Kita ingin membantu mereka untuk meningkatkan akreditasinya," ungkap Sekretaris LPM UIN Alauddin Makassar, Dr Zulfahmi.

Seminar nasional ini menghadirkan direktur Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) dan Badan Asosiasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai narasumber.

Peserta  yang hadir dalam seminar nasional ini, terdiri dari 71 orang yang terdiri dari 27 perguruan tinggi se-Indonesia bagian timur, dan akan berlangsung selama 2 hari, (12-13/04/2017) dan bertempat di aula Rektorat Lt II, Samata.

Zulfahmi menguraikan bahwa SPMI adalah modal utama bagi perguruan tinggi untuk membantu dalam hal peningkatan akreditasi. Kalau pihak pengelola perguruan tinggi itu mampu menjalankannya dengan baik, kata Zulfahmi, maka ketika tim asesor datang ke kampus untuk memeriksa borang akreditasi, SPMI bisa membantu dan memfasilitasinya sesuai apa yang dibutuhkannya.

Dalam seminar nasional ini memang disampaikan kepada semua yang bertugas di lembaga penjaminan mutu bagaimana proses dan syarat akreditasi perguruan tinggi, termasuk sistem terbaru akreditasi perguruan tinggi secara online, yang menurut rencana sudah akan diberlakukan secara on line di bulan April ini.


Dosen bidang ilmu hadis di Fakultas Syariah dan Hukum itu, juga mengatakan bahwa target utama seminar ini adalah bagaimana pihak pengelola perguruan tinggi, khususnya yang hadir dalam acara ini mampu memahami sistem atau aturan baru yang di keluarkan oleh Kemenristekdikti. Dan diharapkan setelah kembali ke tempat tugasnya masing-masing, mereka dapat menerapkannya, untuk meningkatkan peringkat perguruan tinggi mereka masing-masing.

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



oleh: Muh Quraisy Mathar
09 November 2016

Alih media merupakan sesuatu yang jamak dalam peradaban manusia. Tradisi menggurat ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]
  1. STATISTIK
PENGUNJUNG ONLINE


TOTAL PENGUNJUNG
11767702 pengunjung