PBA UIN Alauddin Gelar Seminar Bahasa Arab Internasional, Bahas Kompetensi Linguistik untuk Dakwah G
UIN Alauddin Online—Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar menggelar seminar internasional tentang penguatan kompetensi bahasa Arab untuk dakwah global secara hybrid, kegiatan luring di Aula Gedung PPG UIN Alauddin Makassar dan daring melalui zoom meeting, Selasa (3/11/2026).
Mengangkat tema bahasa Arab dalam Ruang Dakwah Global: Dari Kompetensi Linguistik Menuju Kompetensi Komunikatif, seminar ini menghadirkan pakar akidah dari Makkah, Arab Saudi, Prof. Dr. Abu Zaid Ibn Muhammad Makki Al-Qubbi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan II FTK UIN Alauddin Makassar, Dr. Muhammad Rusydi, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguasaan bahasa Arab yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan memahami teks, tetapi juga keterampilan menggunakannya sebagai sarana komunikasi dan penyampaian pesan-pesan Islam.
“Penguasaan bahasa Arab tidak boleh hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menerjemahkan teks, tetapi juga harus mampu mengantarkan seseorang berkomunikasi dan menyampaikan pesan-pesan Islam secara efektif di tengah masyarakat global,” ungkapnya.
Dr. Muhammad Rusydi berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat tradisi akademik di lingkungan FTK UIN Alauddin Makassar sekaligus mendorong mahasiswa PBA meningkatkan kompetensi kebahasaan dan komunikasi.
Kemampuan berbahasa Arab, menurutnya, merupakan modal penting bagi calon pendidik untuk beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dakwah internasional.
Sementara itu, narasumber utama, Prof. Abu Zaid memaparkan bahwa bahasa Arab memiliki kedudukan strategis dalam memahami ajaran Islam. Bahasa Arab bukan sekadar perangkat komunikasi, melainkan kunci untuk menggali kandungan Al-Qur'an, hadis, dan khazanah keilmuan Islam secara mendalam dan tepat.
“Bahasa Arab bukan sekadar bahasa untuk berkomunikasi, tetapi merupakan kunci untuk memahami Al-Qur'an, hadis, dan khazanah keilmuan Islam. Karena itu, mempelajari bahasa Arab harus disertai kesungguhan untuk memahami makna dan menggunakannya dalam komunikasi yang baik,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa pembelajaran bahasa Arab tidak cukup berhenti pada penguasaan kosakata dan kaidah tata bahasa. Kemampuan tersebut perlu dikembangkan hingga kompetensi komunikatif agar seseorang mampu menyampaikan gagasan dan pesan-pesan Islam secara tepat sesuai konteks dan kebutuhan masyarakat.
Menurut Prof. Abu Zaid, kompetensi linguistik dan kompetensi komunikatif merupakan dua aspek yang saling melengkapi. Penguasaan kaidah menjadi fondasi untuk memahami bahasa, sedangkan kemampuan komunikatif memungkinkan bahasa digunakan secara efektif dalam interaksi sosial, termasuk dalam menyampaikan dakwah kepada masyarakat lintas negara dan budaya.
Seminar berlangsung interaktif dengan keterlibatan aktif peserta dalam sesi dialog dan diskusi, diikuti lebih dari 300 peserta dari Indonesia dan Brunei Darussalam.
Melalui seminar internasional ini, PBA FTK UIN Alauddin Makassar berupaya memperkuat atmosfer akademik sekaligus memperluas wawasan mahasiswa dan masyarakat mengenai pentingnya penguasaan bahasa Arab.