Gambar KKN 79 UIN Alauddin Gelar Skrining Hipertensi bagi Warga Bontomarannu Takalar

KKN 79 UIN Alauddin Gelar Skrining Hipertensi bagi Warga Bontomarannu Takalar

UIN Alauddin Online — Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar menggelar skrining hipertensi bagi masyarakat Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Rabu (23/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, warga menjalani pemeriksaan tekanan darah dan mendapat penjelasan mengenai hasil pemeriksaan. Mahasiswa juga memberikan edukasi sederhana terkait hipertensi, termasuk pentingnya menjaga pola makan, memperbanyak aktivitas fisik, dan menerapkan pola hidup sehat.

Rifqah Mawarni, salah mahasiswa KKN Reguler Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan tekanan darah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini hipertensi. 

“Melalui skrining ini, kami ingin membantu masyarakat mengetahui kondisi tekanan darahnya sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara rutin. Kami juga berharap edukasi yang diberikan dapat mendorong warga untuk lebih memperhatikan pola makan dan pola hidup sehat,” ujar Rifqah dalam keterangan tertulis.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Pemeriksaan tekanan darah membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai risiko hipertensi yang dapat muncul tanpa disertai gejala yang dirasakan secara langsung.

Rifqah berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan skrining, tetapi dapat dilanjutkan secara berkala melalui kolaborasi pemerintah desa, kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan Posyandu di setiap dusun.

“Semoga pemeriksaan serupa dapat dilakukan secara berkala dengan melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan setempat,” imbuhnya.

Melalui skrining ini, mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin berupaya menghadirkan langkah preventif yang sederhana dan mudah dilakukan, sekaligus mendorong masyarakat Desa Bontomarannu agar lebih peduli terhadap kesehatan dan melakukan pencegahan sejak dini.

Previous Post SPI UIN Alauddin Sosialisasikan Pengisian Modul Konflik Kepentingan bagi ASN
Next Post FSH UIN Alauddin Isi Studium General IAIN Sorong, Bahas Maqasid Syariah hingga Transformasi AI