Jika engkau telah mencapai maqom rohani tertentu maka ujian (godaan) yang datang sesuai kedudukanmu bahkan lebih besar ujian datang untuk mengangkat derajatmu. Karena itu jangan hanya mengandalkan amal-amalmu, tapi lebih utama adalah memohon rahmat, bimbingan dan perlindungan Allah selalu.
Tanda bahwa rahmat Allah bersamamu ketika engkau mampu bertahan, namun ketika hampir kalah oleh suatu ujian (godaan), sudah hampir tergelincir (jatuh) maka rahmat Allah segera mencegah, melindungi dan mengangkat-mu kembali ke maqom-mu. Sehingga engkau tidak pernah jatuh dari maqom-mu -- yang sering terjadi hanyalah "hampir jatuh" sebagai pengingat dan mawas diri.
Tapi jika engkau mudah kalah, terlanjur tergelincir (jatuh) dalam ujian (godaan) yang tidak sesuai syar'i maka itu berarti dirimu masih berjarak dengan rahmat Allah. Karena orang-orang yang jatuh dalam pelanggaran berarti imannya lagi goyah saat itu. Bersihkan hatimu, imanmu dan amalmu. Segera bertobat dan bermunajat dengan ikhlas kembali lebih dekat kepada Allah.
Salah satu tanda orang yang mendapat rahmat Allah adalah mampu bertahan (istiqamah) dan setiap kali hampir tergelincir ia terlindungi sebelum benar-benar jatuh. Rahmat Allah selalu mengikuti dan menjaganya. Dengan cara itu ia juga meningkat maqomnya.
Sedangkan mereka yang masih punya "jarak" dengan rahmat Allah, ia begitu gampang jatuh, tergelincir, mungkin ia bisa bangun lagi dengan lemah atau pun tidak bagun lagi atau malah turun menjauh dari maqom (kedudukan) sebelumnya.
Semoga Allah selalu merahmati kita dengan menjaga kita dalam maqom auliya' di sisiNya, aamiin. Wallahu a'lam... (MAA)