Gambar MANUSIA BIJAKSANA MEMUDAHKAN YANG SUKAR


Persoalan ijazah Presiden Jokowi kembali mencuat.
Kali ini, yang mempertanyakannya adalah Rismon Hasiholan Sianipar seorang alumni UGM. 
Ia kini mengajar di Universitas Mataram.

Ia meragukan keaslian ijazah Jokowi.
salah satunya karena sampul skripsinya menggunakan font Times New roman.
 Menurutnya belum ada pada era 1980-an hingga 1990-an.

Namun, yang menolak juga pihak UGM sendiri.
Jadilah ijazah itu kotroversi, karena baik si penolak atau penerima dari UGM sendiri.
Polemik tentang ijazah ini sudah lama bergulir.
Bahkan telah melewati tiga proses pengadilan.
Namun tetap tak menemukan titik terang.

Dalam kasus ini, Sugi Nur Rahardja dan Bambang Tri Mulyono telah jadi korban.
Keduanya harus mendekam di penjara selama empat tahun.
Ironisnya, masalah ini sebetulnya sangat sederhana:
Jika memang ijazah itu asli, tunjukkan saja secara transparan!
Bukankah dengan begitu, semua pihak meragukan akan langsung bungkam?

Lantas, mengapa Jokowi justru mempersulit rakyatnya sendiri?
Jangan-jangan memang ada sesuatu yang disembunyikan.
Jika benar ijazah itu palsu, betapa banyak rakyat yang telah tertipu!

Ahli hikmah berkata:
"Orang bijak akan memudahkan yang sukar."
Sementara "Penipu, justru mempersulit hal yang seharusnya mudah."

Wassalam,
Kompleks GFM, 28 Maret 2025