Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Indonesian
English
العربية
Home
Profil
Pimpinan UIN
Sejarah UIN
Lambang
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Quality Assurance
Kerjasama Kemitraan
Dasar Hukum Pengelolaan
Pedoman dan Panduan Pengelolaan
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
PUSAT
Pusat Studi Gender dan Anak
Pusat Pengembangan Bisnis
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Biro
Biro AUPK
Keuangan
Kepegawaian
Perencanaan
Umum
Biro AAKK
Akademik
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Kuliah Kerja Nyata
SOP
KIP
Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU)
Rumah Jurnal
Repository
Ebook
OPAC
Sistem Pengecekan Ijazah dan Transkrip
Registrasi Mahasiswa Baru
Pustipad Helpdesk
UKT Covid
Ujian Masuk Mandiri
Monev Perkuliahan Daring
Tracer Study
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
Change Languange
English
العربية
KELONG PENDIDIKAN RELIGIUS (26) SALAT DUHA: MURAH REZEKI
26 Maret 2025
Prof Bahaking Rama
Salat duha sangat dianjurkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Nabi Bersabda “barang siapa yang selalu mengerjakan salat duha niscaya akan diampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan” (HR.Tirmidzi)Dapat juga mendatangkan rezeki dan pahala setara ibadah umrah. Di hadis lain, Nabi bersabda “barang siapa salat duha sebanyak dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah istana di surga.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Dimasa lampau (sampai tahun 1960-an, mungkin juga sekarang) dipedesaan, ada pemandangan menarik, yaitu sebagian petani melaksanakan salat duha di kebun garapannya. Mereka sangat yakin, bahwa dengan salat duha, Allah akan lebih mempermurah dan mempermudah rezeki hamba-Nya. Dapat disimak kelong berikut.
ᨀᨑᨕᨙ ᨆᨄᨍᨑᨗᨕ /
Karaeng mappa’jaria (Tuhan yang maha pencipta)
ᨒᨆᨚᨑᨚ. ᨄᨂᨆᨔᨙᨕ /
Lammoro’ pangngamaseang (maha pemurah memberi rezeki pada hambanya)
ᨕᨙᨈᨙᨂ ᨒᨒᨚ /
Entengang lalo (dirikanlah selalu)
ᨔᨅᨐ ᨅᨑᨗᨅᨔᨊᨘᨘ /
Sambayang bari’basa’nu (sembahyaang pagi harimu, yaitu salat duha)
Waktu pelaksanaan salat duha yaitu, setelah mata hari terbit beberapa saat (kurang lebih jam 7 pagi) batas waktunya berakhir sekitar pukul 11. Waktu yang paling utama / afdal untuk salat duha sekitar pukul 9 pagi. Jumlah rakaat, minimal 2 rakaat. Bisa 4, 6, 8, Maksimal 12 rakaat. Cara pelaksanaan : dilakukan setiap 2 rakaat sekali salam.
Keutamaan salat duha Antara lain adalah; mempermudah rezeki, meningkatkan kesehatan, jaminan surga, dapat ampunan allah, dan meningkatkan produktivitas. Allah akan mencukupkan rezeki bagi siapa saja mengawali pekerjaannya dengan mendirikan salat duha. Nabi bersabda dalam sebuah hadis kudsi yang artinya “wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Allah akan mencukupimu diakhir harimu.” (HR. Ahmad) Pada Hadis lain, Nabi bersabda “Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah. Setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat salat duha.” (HR. Muslim) Dari pandangan medis, setiap gerakan salat memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh yang tak terhingga (apalagi di pagi hari) Dirikanlah salat duha supaya sehat dan murah rezeki, Semoga.
Pao-pao Gowa, Rabu, 26 Ramadan 1446 H / 26 Maret 2025.