Start typing & press "Enter" or "ESC" to close
Indonesian
English
العربية
Home
Profil
Pimpinan UIN
Sejarah UIN
Lambang
Visi Misi & Tujuan
Struktur Organisasi
Quality Assurance
Kerjasama Kemitraan
Dasar Hukum Pengelolaan
Pedoman dan Panduan Pengelolaan
Fakultas
Syariah & Hukum
Ekonomi & Bisnis Islam
Tarbiyah & Keguruan
Ushuluddin & Filsafat
Dakwah & Komunikasi
Adab & Humaniora
Sains & Teknologi
Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Program Pascasarjana
Lembaga
LEMBAGA
Penjaminan Mutu
Penelitian & Pengabdian Masyarakat
UPT
Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
Perpustakaan
Pusat Bahasa
PUSAT
Pusat Studi Gender dan Anak
Pusat Pengembangan Bisnis
Satuan Pengawas Internal (SPI)
International Office (IO)
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)
Biro
Biro AUPK
Keuangan
Kepegawaian
Perencanaan
Umum
Biro AAKK
Akademik
Kemahasiswaan
Kerjasama
Sistem Informasi
Portal Mahasiswa Dan Dosen
Portal Alumni Dan Karir
Portal Kepegawaian/SDM
E-Kinerja
Kuliah Kerja Nyata
SOP
KIP
Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU)
Rumah Jurnal
Repository
Ebook
OPAC
Sistem Pengecekan Ijazah dan Transkrip
Registrasi Mahasiswa Baru
Pustipad Helpdesk
UKT Covid
Ujian Masuk Mandiri
Monev Perkuliahan Daring
Tracer Study
Sister
Kuliah di UIN
Penerimaan Mahasiswa Baru
Unit Kegiatan Mahasiswa
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Agenda
Change Languange
English
العربية
KELONG PENDIDIKAN RELIGIUS (25) SALAT TAHAJUD ANGKAT DERAJAT KEMULIAAN
25 Maret 2025
prof Bahaking Rama
Salat tahajud merupakan salat sunat yang sangat dianjurkan. Dilaksanakan pada waktu sepertiga malam, minimal dua rakaat setelah tidur. Jumlah rakaatnya tidak dibatasi, namun setiap dua rakaat ditutup dengan salam. Ketentuan lain, Nabi Muhammad mengamalkan salat tahajud (salat malam) di rumah Aisyah (isterinya) sebanyak sebelas rakaat dengan 4 rakaat, 4 rakaat, dan wirir 3 rakaat. Pada waktu yang lain, Nabi melaksanakannya dengan 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, dan witir 2 rakaat tambah sati rakaat.
Ada beberapa manfaat salat tahajud, salah satunya adalah mengangkat derajat kemuliaan. Dapat dilihat firman Allah “Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat (derajat) yang terpuji.” (QS. Al-‘Isra’, 17: 79) Ulama dahulu mengajarkan ayat ini melalui kelong berikut.
ᨔᨅᨐ ᨈᨖᨍᨘ ᨄᨈᨘ /
Sambayang tahajju’ pantu (hanyalah dengan salat tahajud)
ᨕᨗᨕᨄ ᨊᨗᨒᨀᨘ ᨒᨀᨘ /
Iapa nilaku-laku ( yang diamalkan secara tekun setiap malam)
ᨒᨄ ᨈᨔᨘᨀᨙ /
Lampa tassungke (barulah terbuka atau Nampak)
ᨀᨒᨅᨗᨑ ᨑᨗᨀᨒᨙᨈ /
Kala’birang rikalenta (kemuliaan pada diri kita)
Salat tahajud merupakan salah satu bentuk pendekatan diti dan ketaatan kepada Allah SWT. Seorang pelaku salat tahajud akan mendapatkan kemuliaan (kedudukan yang mulia) di dunia dan di akhirat. Dapat menjaga diri dari perbuatan maksiat dan dosanya akan diampuni. Allah berjanji memberikan rahmat dan keberkahan pada orang yang salat tahajud dengan ikhlas. Do’a-do’anya dikabulkan dan kesehatannya dipelihara. Ketekunan mengamalkan salat tahajud akan mengangkat derajat kemuliaan seseorang. Semoga.
Pao-pao Gowa, Selasa, 25 Ramadan 1446 H / 25 Maret 2025 M.