Gambar kelong-pendidikan-religius-38--hati-yang-sehat-.jpg

-HATI YANG SEHAT-

Pada jazad manusia terdapat segumpal daging. Kalau daging itu sehat, akan  sehatlah seluruh jazad. Jika daging itu rusak, akan rusaklah seluruh jazad (hadis). Puasa mendidik umat membersihkan hati. Mengikis dan menyembuhkan penyakit iri hati. Pada bulan Ramadan, orang tua lebih aktif mendidik anak-keluarganya untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mensucikan hati. Ia membimbing anaknya dengan kelong:  

PAKA BAJIKI ATINNU,
PALANYNYING BATANGKALENNU.   
BAJIMAKONTU,
RIPARANNU RUPATAU.

Arti bebasnya: Anakku; Sehatkan hatimu, bersihkan tubuhmu, supaya kamu dapat berbuat baik kepada sesama manusia. Orang tua berharap supaya anak-anaknya dapat memelihara kebersihan hati. Hati yang bersih akan berbuah kepada kemuliaan amalan fisik. 
Hati yang terdapat di dalam jazad manusia, menempel dan tergantung di dada bagian kanan. Akar dan uratnya menjalar, berhubungan dan mempengaruhi gerakan seluruh persendian pada jazad. Hati berhubungan dan mempengaruhi gerakan tangn, gerakan kaki, mata, dan gerakan fisik lainnya. Jika hati sehat, maka akan sehat dan baiklah seluruh gerakan tubuh/jazad. Tangan, kaki, mulut, mata, dan fisik/ jazad lainnya akan bergerak positif atas arahan hati yang sehat.  Dengan demikian, maka  gerakan-perbuatan manusia menjadi baik, membawa keselamatan bagi orang lain dan memelihara lingkungannya.  Tetapi sebaliknya, jika hati rusak, maka akan mempengaruhi seluruh gerakan pensendian menjadi rusak.  Dengan demikian, maka gerakan perbuatan manusia menjadi rusak, membawa kerusakan bagi orsang lain dan merusak lingkungannya. Jagalah hati, jangan kotori dan nodai, supaya berpengaruh positif menciptakan kedamain hidup bermasyarakat. Semoga, Aamiin yra.