facebook

twitter

email
Bahasa :
Rabu, 19 September 2018


Rabu, 12 September 2018 | Andriani

UIN Online  Peduli terhadap korban gempa Lombok tak putus-putusnya dari civitas akademika UIN Alauddin Makassar, salah seorang Mahasiswa Jurusan Kebidanan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Suryani menjadi relawan yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Putra/putri (FSP NTB).

Suryani mengatakan menjadi relawan di tempat gempa butuh kesabaran untuk mengalahkan rasa takut dan kerja keras dalam membantu memulihkan luka maupun psikologis korban.

Meski gempa di sana hampir setiap menit kami rasakan, tapi alhamdulillah sampai saat ini saya tidak punya rasa takut ketika berada disana yang ada saya ingin kembali lagi jika saya ada waktu, paparnya. Jumat (30/08/2018)

Ia menambahkan bahwa kondisi di Lombok sangat memprihatikan dan sangat membutuhkan bantuan. Kondisi di sana sangat memprihatinkan. Kami hanya mohon dengan sangat dan penuh keikhlasan supaya mau membantu meringankan beban para korban di Lombok, harapnya.

Ia mengatakan bahwa bantuan disalurkan di tiga Kabupaten yaitu Lombok Utara, lombok Tengah, dan Lombok Timur berupa sandang dan pangan, memberikan penanganan psikologi anak, memberikan tausiah keagamaan dan zikir bersama di posko pengungsian, pemeriksaan gratis dan pemberian asuhan kesehatan serta menyalurkan beberapa obat ringan.

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



oleh: Muh Quraisy Mathar
09 November 2016

Alih media merupakan sesuatu yang jamak dalam peradaban manusia. Tradisi menggurat ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]