facebook

twitter

email
Bahasa :
Rabu, 19 September 2018


Selasa, 10 Juli 2018 | Ism


UIN Online - Hasil Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2018 akan diumum besok (baca: hari ini, Selasa) tgl 10/07/18 sekitar jam sepuluh WIB melalui web panitia dan seluruh website PTKIN se-Indonesia. Demikian disampaikan Prof. Dr. Mussafir, ketua Panitia Pusat SPAN UM-PTKIN 2018, kemaren di Basko Hotel Padang dalam Pers Conference dengan awak media.

Prof. Mussafir yang didampingi Ketua Forum PTKIN Prof. Dr. Dede Rosyada (Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dan Direktur Pendidikan Tinggi Kementerian Agama, Prof. Arskal Salim menyatakan bahwa panitia telah memutuskan bahwa sebanyak 43.245 orang dari 103.444 pendaftar UM-PTKIN 2018 lulus. Jumlah bertambah sekitar 3.857 orang dibanding jumlah yang dinyatakan lulus tahun 2017. Calon mahasiswa yang dinyatak lulus tersebut akan mengisi 1.155 Prodi yang tersebar di 58 PTNKIN seluruh Indonesia.

Direktur PT Kementerian Agama Prof. Arskal Salim menyampaikan bahwa Peningkatan kualitas input yang masuk prosesnya baik dan hasilnya baik. Ini merupakan keinginan Negara kita dalam UUD 1945,
mencerdaskan Kehidupan bangsa. Kita tidak merekrut mahasiswa asal-asalan, tetapi melalui Sitem yang cukup kompetitif yang sudah dipersiapkan dengan 5 Jalur, Jalur UM-PTKIN ini juga adalah Jalur yang sangat kompetitif dengan perbandingannya 1 : 3.

Kemudian yang menjadi prioritas kita adalah Mutu, Relevansi dan akses yang berkualitas.
Minat untuk melanjutkan pendidikan di PTKIN dari tahun ke tahun terus meningkat, target-target yang ditetapkan dilewati, ini adalah bukti nyata masyarakat percaya memasukkan anaknya untuk kuliah di PTKIN.
Mahasiswa di PTKIN tentunya diharapkan memiliki wawasan Islam yang moderat yang dibutuhkan untuk merawat NKRI. Diharapkan PTKIN selalu moderat sehingga ancaman2 dari luar untuk menggoyahkan NKRI dapat dihalau.
Mengenai Prodi-Prodi Direktur menerima masukan dari Konsorsium dan masyarakat jika ada yang mengusulkan pembukaan prodi baru.

Peserta UM-PTKIN 2018 dapat melihat pengumuman hasil seleksi UM-PTKIN 2018 secara online melalui laman http://pengumuman.um-ptkin.ac.id. Selain itu, pengumuman juga dapat dilihat di website PTKIN masing-masing atau bisa juga dilihat pada Koran Kampus dan Koran Lokal.

Khusus di UIN Alauddin 1124 Mahasiswa baru yang dinyatakan lulus pada Jalur UM-PTKIN 2018.

Rincian peserta yang mendaftar menurut jenis ujian Paper Based Test (PBT) sebanyak 99.936 peserta (97%), dan Computer Based Test (CBT) sebanyak 3.508 peserta (3%). Tahun depan diharapkan seluruh PTKIN sudah dapat melaksanakan Ujian berbasis CBT dan dapat menambah kuotanya pada masing-masing PTKIN, kata Ketua Forum Pimpinan PTKIN Prof. Dr. Dede Rosyada (Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). Ke depan Test Ujian Masuk akan dilakukan oleh Test Center yang ujung-ujungnya akan disiapkan Komputer dan sarana yang memadai.
Lima Besar Peringkat PTKIN dengan jumlah pendaftar terbanyak, dengan urutan sebagai berikut : (1) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebanyak 6.718 siswa; (2) UIN Sunan Ampel Surabaya sebanyak 6.485 siswa; (3) UIN Alauddin Makassar sebanyak 5.967 siswa; (4) UIN Raden Intan Lampung sebanyak 5.881 siswa; dan (5) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebanyak 5.059 siswa.

Data Peminat tertinggi UM-PTKIN Pilihan Pertama Berbasis Prodi sebagai berikut : (1) Prodi EKonomi Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya; (2) Prodi Hukum Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry Banda Aceh; (3) Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Ampel Surabaya; (4) Farmasi UIN Alauddin Makassar; dan (5). Teknik Informatika UIN Alauddin Makassar.

Peserta dengan nilai tertinggi Kelompok Ujian IPA diraih peserta dari Jawa Tengah Prodi Pendidikan Matematik pada UIN Walisongo Semarang; Peserta dengan nilai tertinggi Kelompok Ujian IPS diraih peserta dari Jogyakarta Prodi Akuntansi Syariah pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Peserta dengan nilai tertinggi Kelompok Ujian Bahasa diraih peserta dari DKI Jakarta Prodi Bahasa dan Sastra Arab pada UIN Syahid Jakarta
Hal menarik, terdapat 148 peserta disabilitas yang diterima pada UM-PTKIN 2018 dari 664 peserta terdaftar. Rincian jenis peserta difabel yang diterima sebagai berikut : (1) Tuna netra ; (2) Tuna Rungu; (3) Tuna Wicara dan (4) Tuna Daksa; (5) Tunas Laras; (6) Tuna Daksa; (7) Tuna Ganda.
Terdapat 1 (satu) orang peserta Non Muslim yang ikut Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) di UIN Alauddin Makassar.

Selanjutnya, Panitia Pusat SPAN UM-PTKIN menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang diterima dan segera mengikuti jadwal pendaftaran ulang di masing-masing PTKIN. Bagi peserta yang belum diterima diharapkan tidak putus asa dan tetap semangat.(Ism).

Kotak Komentar


[ Kembali ]

Saat memanfaatkan fasilitas internet kampus anda lebih banyak menggunakannya sebagai sarana:

Pembelajaran
Informasi Kampus
Pertemanan (Situs Jejaring)
Saya Belum Mencobanya

Lihat Hasil Poling
08 Oktober 2016

Oleh : Nursyam Aksa, S.T, M.Si.
Teknik PWK UIN Aauddin Makassar


Dari banyak literatur tentang sejarah ... Selengkapnya



07 September 2016

MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI (TIK)

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

Selengkapnya



Artikel Sebelumnya

oleh: Nur Fadhilah Bahar
28 Desember 2016

Hasrullah, Mahasiswa Polyglot UIN Alauddin

Peraih ... Selengkapnya



oleh: Muh Quraisy Mathar
09 November 2016

Alih media merupakan sesuatu yang jamak dalam peradaban manusia. Tradisi menggurat ... Selengkapnya



kirimkan Opini anda
ke [opini(at)uin-alauddin.ac.id]